insert88.com, PALEMBANG – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1448 H sekaligus memperingati 10 Muharram, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang menggelar kegiatan Khitan Massal Gratis bertema “Tahun Baru Hijriyah 1448 H Momentum Hijrah Menuju Pribadi yang Bersih, Shalih, dan Sehat”, yang berlangsung di Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang, Jalan Belinyu No.1, Boom Baru, Palembang, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan sosial yang telah menjadi agenda rutin tahunan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tahun ini, pelaksanaan khitan massal dilakukan secara serentak di tiga cabang Pelindo Regional 2 dengan total peserta mencapai 575 anak, menjadikannya sebagai salah satu pelaksanaan terbesar sejak program tersebut digelar.
Pelaksana Harian (Plh.) General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang, Darmawi, mengatakan kegiatan khitan massal gratis tersebut merupakan program rutin tahunan yang dilaksanakan Pelindo bekerja sama dengan Pusat Pendidikan Digital Indonesia (PPDI) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar pelabuhan.
Menurutnya, pelaksanaan tahun ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk jajaran Pelindo Pusat yang turut hadir mendampingi kegiatan tersebut.
“Khitanan massal ini rutin kami laksanakan setiap tahun bekerja sama dengan PPDI. Alhamdulillah pagi ini kami juga didampingi perwakilan dari Pelindo Pusat sehingga kegiatan ini semakin mendapat dukungan dan perhatian bersama,” ujar Darmawi.
Ia menjelaskan, jumlah peserta khitan massal di Palembang tahun ini mengalami peningkatan menjadi 150 anak. Untuk memberikan kenyamanan kepada peserta, panitia juga menyiapkan suasana kegiatan yang ramah anak agar mereka merasa lebih tenang dan senang selama menjalani proses khitan.
“Tahun ini ada peningkatan menjadi 150 anak untuk pelaksanaan di Palembang. Kami juga berupaya menciptakan suasana yang menyenangkan agar anak-anak merasa nyaman sehingga kegiatan dapat berjalan lancar,” katanya.
Darmawi menambahkan, sebagian besar peserta merupakan anak-anak Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), keluarga besar Pelindo, serta masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pelabuhan.
“Kami ingin membantu saudara-saudara kita di lingkungan pelabuhan, terutama anak-anak TKBM, keluarga pekerja pelabuhan, dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Informasi kegiatan ini telah kami sampaikan sejak 10 Juni lalu sehingga masyarakat memiliki waktu untuk mendaftarkan anak-anak mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan Pusat Pendidikan Digital Indonesia (PPDI), Ishak Marzuki, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Pelindo kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah ring satu pelabuhan.
“Program ini rutin kami laksanakan setiap tahun dan tahun ini bertepatan dengan momentum Tahun Baru Hijriyah dan 10 Muharram. Pelaksanaannya dilakukan serentak di tiga cabang Regional 2, yakni 150 peserta di Palembang, 150 peserta di Cabang Panjang, serta 275 peserta di Cabang Teluk Bayur dengan total keseluruhan mencapai 575 anak,” ujarnya.
Menurut Ishak, jumlah peserta tahun ini menjadi yang terbesar kedua sejak program tersebut dilaksanakan dan merupakan penyelenggaraan keempat khitan massal yang digelar oleh Pelindo bersama PPDI.
Ia menegaskan, peserta berasal dari masyarakat umum, namun pihaknya tetap memprioritaskan warga yang berada di kawasan ring satu pelabuhan agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
“Kami juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PJSL Regional 2 serta dukungan dari pihak kepolisian dan seluruh grup Pelindo yang turut membantu pengamanan maupun kelancaran kegiatan ini. Harapan kami, kegiatan ini terus berkesinambungan setiap tahun dan dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan khitan massal tersebut, RS Pelabuhan Palembang menjadi mitra utama yang menyediakan tenaga medis dan fasilitas kesehatan guna memastikan seluruh proses berjalan aman dan nyaman bagi para peserta.
Direktur RS Pelabuhan Palembang, Dr. Prijo Wahjuana, MARS, menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan satu dokter bedah bersama sepuluh tim medis lengkap dengan operator untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Dengan dukungan penuh dari manajemen Pelindo Indonesia, kami menyiapkan satu dokter bedah dan sepuluh tim medis yang bertugas melakukan pemeriksaan sebelum tindakan, proses khitan, hingga pemantauan pasca tindakan. Kami juga menyiapkan antisipasi terhadap kemungkinan yang tidak diharapkan seperti pendarahan maupun kondisi lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, RS Pelabuhan Palembang menggunakan teknologi khitan modern dengan metode laser yang dinilai lebih aman dan nyaman bagi anak-anak.
“Kami menggunakan metode laser karena berdasarkan penelitian metode ini lebih praktis, risiko pendarahan lebih kecil, proses penyembuhan lebih cepat, dan relatif aman untuk anak-anak. Proses tindakan juga cukup singkat, rata-rata hanya membutuhkan waktu sekitar 25 hingga 30 menit hingga selesai,” katanya.
Dr. Prijo juga mengapresiasi sinergi antara RS Pelabuhan Palembang dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 yang telah terjalin melalui kegiatan sosial tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Pelindo karena kegiatan ini menjadi bentuk sinergi yang baik antara rumah sakit dan perusahaan. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan anak-anak yang mengikuti khitan massal ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, mandiri, dan saleh,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu orang tua peserta khitan gratis, Erdi, warga Talang Kelapa, mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitan massal gratis tersebut.
“Alhamdulillah kami sangat merasa terbantu. Sebelumnya memang sudah ada rencana untuk mengkhitankan anak saya yang berusia enam tahun. Kebetulan ada informasi mengenai khitan massal gratis dari Pelindo sehingga kami langsung mendaftarkan anak kami,” ujarnya.
Erdi mengungkapkan bahwa informasi mengenai kegiatan tersebut diperolehnya melalui keluarga yang bekerja di lingkungan Pelindo.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahun karena sangat membantu masyarakat, khususnya warga sekitar pelabuhan yang membutuhkan,” tutupnya.







