Palembang, Insert88.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Penjabat Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, S.H., M.S.E., bersama Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, meninjau simulasi pelaksanaan MBG di SMK Negeri 2 Palembang pada Jumat (13/12/2024).
Program ini direncanakan mulai berjalan di seluruh Indonesia pada Januari 2025 dengan tujuan memberikan makanan bergizi secara gratis kepada siswa sekolah.
Gubernur Elen Setiadi menegaskan bahwa MBG merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia. “Program ini dirancang oleh pemerintah pusat untuk memastikan setiap anak mendapatkan gizi yang cukup, sehingga mampu mendukung proses belajar mengajar mereka. Kami di tingkat daerah siap melaksanakan teknis program ini dengan dukungan penuh. Namun, perlu ada koordinasi lebih lanjut, terutama terkait pelibatan kantin sekolah dalam penyediaan makanan,” ungkapnya.
Gubernur Elen juga menyebutkan bahwa pelaksanaan program ini memerlukan penyesuaian anggaran di tingkat daerah. “Jika melibatkan APBD, maka revisi anggaran perlu dilakukan agar program berjalan lancar tanpa hambatan administratif,” tambahnya.
Dukungan DPR dan Fokus Pengawasan
Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menyoroti pentingnya pengawasan untuk memastikan program berjalan efektif. Ia menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sekolah menjadi kunci sukses implementasi MBG.
“Kami datang untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah menjalankan program ini. Jika ada kendala di lapangan, kami mendorong agar kepala sekolah segera melapor ke dinas pendidikan, yang kemudian diteruskan ke gubernur. Dengan pengawasan yang baik, kami yakin manfaat program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh siswa,” jelas Rifqinizamy.
Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi siswa, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan tingkat kehadiran siswa di sekolah. Dengan makanan bergizi yang disediakan secara gratis, siswa diharapkan lebih semangat mengikuti kegiatan belajar.
Selain itu, program ini berperan sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk membeli produk pertanian, memasak, serta mendistribusikan makanan dan susu ke sekolah-sekolah. Hal ini diharapkan dapat mendorong sektor pertanian, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian daerah.
Antusiasme Siswa dan Harapan Besar
Di SMK Negeri 2 Palembang, para siswa menyambut program ini dengan antusias. Banyak yang merasa terbantu karena selain mendapatkan asupan gizi yang lebih baik, mereka juga dapat mengalokasikan uang saku untuk kebutuhan lain.
“Program ini sangat membantu kami. Uang yang biasanya digunakan untuk membeli makan bisa ditabung, dan kami bisa lebih fokus belajar tanpa khawatir soal makanan,” ujar salah satu siswa.
Meski disambut dengan optimisme, pelaksanaan program ini tidak lepas dari tantangan. Pelibatan kantin sekolah, pengelolaan logistik, serta distribusi makanan membutuhkan koordinasi yang matang. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengatasi kendala tersebut agar program berjalan sesuai harapan.
Melalui program MBG, pemerintah pusat menunjukkan komitmennya untuk membangun generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Dengan kolaborasi semua pihak, program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.







