Andre Macan & Partners Law Firm Kawal Eksekusi Hotel Barlian Palembang, PN Tegaskan Putusan Inkracht Berlaku

Insert88.com, Palembang – Pengadilan Negeri (PN) Palembang resmi melaksanakan eksekusi terhadap bangunan Hotel Barlian yang berlokasi di kawasan KM 9 Palembang, milik Tina Francisco. Proses yang dipimpin langsung oleh tim juru sita PN Palembang tersebut berlangsung di bawah pengamanan ketat ratusan personel kepolisian. Eksekusi berjalan lancar tanpa adanya perlawanan, Rabu (8/4/2026).

Pelaksanaan ini menjadi bagian dari penegakan hukum perdata yang dilakukan secara terbuka dan terukur. Sejumlah unsur pengadilan, aparat keamanan, serta tim kuasa hukum dari pihak pemohon hadir memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Tim kuasa hukum dari Andre Macan & Partners Law Firm turut berada di lokasi untuk mengawal jalannya eksekusi. Kehadiran mereka menegaskan bahwa proses tersebut merupakan implementasi langsung dari putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Melalui Kuasa hukum Andri Dwiyan Cahyadi menyampaikan bahwa eksekusi ini merupakan tahapan akhir dari proses hukum panjang yang telah dilalui.

“Putusan ini sudah final dan mengikat. Pelaksanaan hari ini adalah bentuk nyata kepastian hukum yang tidak bisa ditunda lagi,” ujarnya.

Selama pelaksanaan, situasi di lapangan terpantau kondusif. Tidak terdapat perlawanan berarti dari pihak termohon, sehingga proses pengosongan dapat dilakukan dengan lancar oleh petugas.

Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan terkendali, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan.

Sementara itu, Panitera PN Palembang Kelas IA, Dr. Sumargi, SH., MH menjelaskan bahwa eksekusi dilakukan berdasarkan penetapan resmi pengadilan dan telah melalui prosedur hukum yang panjang.

Ia menegaskan bahwa sebelumnya pihak termohon telah diberikan kesempatan untuk mengosongkan objek secara sukarela, namun tidak dilaksanakan.

“Karena tidak ada itikad untuk mengosongkan, maka eksekusi dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Dalam prosesnya, petugas juga melakukan tindakan teknis seperti membuka akses bangunan yang terkunci guna memperlancar jalannya eksekusi.

Meskipun bersifat eksekusi paksa, pengadilan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Pihak yang terdampak diberikan kesempatan untuk mengamankan barang-barang pribadi dari dalam bangunan.

Langkah ini dilakukan guna menjaga situasi tetap kondusif serta menghindari potensi konflik di lapangan.

Setelah seluruh area dinyatakan kosong, berita acara eksekusi akan diterbitkan sebagai dasar hukum penguasaan sah oleh pihak pemohon.

Ratusan personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya eksekusi. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan tidak terjadi gangguan selama proses berlangsung.

Dengan pengawalan ketat tersebut, eksekusi dapat diselesaikan tanpa insiden dan tetap dalam kondisi terkendali.

Di sisi lain, pihak termohon disebut masih berencana menempuh upaya hukum lanjutan. Meski demikian, secara hukum objek telah sah dieksekusi berdasarkan putusan yang telah berkekuatan tetap.

Eksekusi Hotel Barlian ini menjadi contoh konkret bagaimana putusan pengadilan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dilaksanakan di lapangan.

Pos terkait