Insert88.com, Bandar Lampung, – Sebanyak 18 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi (KKN-T) sekaligus Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA YP Unila, Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung sejak 14 Juli hingga 22 Agustus 2025 dan menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan karakter dan lingkungan di dunia pendidikan.
Program KKN-T UIN RIL 2025 tersebar di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung dan terbagi dalam empat skema, yakni KKN Reguler Lingkar Kota, KKN Tematik Lingkar Kampus, KKN Tematik Mengajar, dan KKN Tematik Dakwah Humanis. Untuk mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, KKN Tematik Mengajar dipadukan dengan program PPL di sekolah-sekolah dan madrasah sebagai bagian dari dukungan terhadap program Bandar Lampung Cerdas.
Koordinator KKN/PPL di SMA YP Unila, Bahrul Alamuddin, menjelaskan bahwa program yang dilaksanakan merupakan hasil rancangan dari kampus, namun tetap fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
“Selain mengajar dari Senin hingga Jumat, mahasiswa juga menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat setiap Sabtu dan Minggu. Ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian sosial dan keterampilan kolaboratif,” ujar Bahrul.
Pada rapat koordinasi KKN/PPL yang digelar Sabtu, 26 Juli 2025, bersama guru pendamping H. Maskut Candranegara, M.Pd., dibahas berbagai program kerja yang akan segera dilaksanakan di lingkungan sekolah. Beberapa program unggulan tersebut antara lain:
Pembuatan 50 titik sumur biopori sebagai upaya mendukung pengelolaan air hujan dan pencegahan banjir.
Penanaman pohon matoa dan tanaman hidroponik, guna mendukung program penghijauan sekolah.
Penyediaan tong sampah terpilah, mencakup sampah organik, anorganik, dan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
Pemasangan tulisan edukatif di area strategis, seperti:
“Buang sampah pada tempatnya”
“Gunakan air seperlunya” (ditempatkan dekat kran air)
“Matikan lampu jika tidak diperlukan” (ditempatkan dekat saklar)
Program-program ini dirancang untuk membentuk budaya hidup bersih, hemat energi, dan cinta lingkungan di lingkungan sekolah.
Dengan kehadiran mahasiswa UIN RIL di SMA YP Unila, diharapkan mampu menciptakan dampak positif jangka panjang, tidak hanya dalam aspek akademik, namun juga dalam peningkatan kesadaran lingkungan dan karakter siswa.
“Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai tenaga pengajar, tapi juga sebagai agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi sekolah dan masyarakat sekitar,” tutup Maskut Candranegara.







