INSERT88.COM, Palembang – Pondok Pesantren Modern Terpadu (PPMT) Nurul Qomar Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani dengan menyelenggarakan Wisuda Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadh ke-IV, di Lapangan PPMT Nurul Qomar, Jl. Perintis Kemerdekaan, Lawang kidul, IT 2 Palembang, Selasa (27/05/25).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan haul ke-14 KH. M. Zaini bin Abdul Roni dan haul ke-7 Hj. Titi Mariah binti Kgs. Mas’ud, serta doa bersama untuk para pewakif pesantren.
Acara berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh civitas akademika Nurul Qomar, wali santri, tokoh masyarakat, dan sejumlah pejabat pemerintahan.
Sebanyak 20 santri kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Qomar secara resmi diwisuda setelah menyelesaikan hafalan Juz Amma. Selain itu, dari jenjang SMP dan SMA, tercatat sejumlah santri yang telah menghafal mulai dari 1 hingga 5 juz Al-Qur’an. Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan program tahfidz yang terintegrasi di seluruh jenjang pendidikan di lingkungan pesantren.

KH. Orbit Rupawan, S.Th.I., Mudir sekaligus Pengasuh Ponpes Nurul Qomar, menjelaskan bahwa program tahfidz dimulai sejak dini dan dirancang secara sistematis. “Untuk tingkat MI, setiap anak diwajibkan menghafal surat pendek setiap hari sebelum pulang sekolah. Saat mereka lulus kelas 6, mayoritas sudah hafal Juz Amma,” ujarnya.
“Untuk jenjang SMP dan SMA, kami menyediakan program khusus berupa kamar tahfidz, yang memberikan suasana lebih kondusif agar mereka dapat fokus dan terarah dalam menghafal. Alhamdulillah, dalam tiga tahun, ada santri yang mampu menyelesaikan hafalan hingga lima juz,” tambahnya.
Selain prosesi wisuda, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk para pendiri serta pewakif pesantren. Momen ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangan mereka dalam merintis dan membesarkan Pondok Pesantren Nurul Qomar.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dari berbagai lembaga dan instansi, di antaranya:
- Drs. H. Raden Wijaya, M.C., M.Si., Ketua Pembina Yayasan Ponpes Nurul Qomar
- KH. Afrizal Riva’i, S.H., Ketua Yayasan
- Drs. H. Ishak, M.Si., Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel (mewakili Kakanwil)
- Edison, S.Sos., Staf Ahli Wali Kota Palembang (Bidang Keuangan, Hukum, dan HAM)
- Syahrial Sidik, perwakilan dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkot Palembang
- H. Wiyanto, S.Pd., M.Si., mewakili Camat Ilir Timur II
Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang yang diwakili oleh Edison menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah Ponpes Nurul Qomar. “Wisuda tahfidz ini bukan hanya seremoni, tapi langkah strategis membangun generasi berakhlak mulia dan berjiwa Qur’ani. Hafalan ini insya Allah menjadi cahaya penuntun hidup mereka,” tuturnya.
Pada acara tersebut, diberikan penghargaan khusus kepada dua santri berprestasi:
- M. Akbar Wijaya (kelas 9, putra) – Hafal 5 juz
- Liyana Zahira (kelas 9, putri) – Hafal 1 juz
Keduanya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik, sebuah simbol keberhasilan pembinaan tahfidz sekaligus motivasi bagi seluruh santri agar terus meningkatkan capaian hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an.
Pondok Pesantren Nurul Qomar mengimplementasikan sistem pendidikan terpadu, menggabungkan kurikulum Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama, yang memungkinkan lulusan memperoleh dua ijazah. Materi pelajaran diperkuat dengan muatan keislaman seperti fiqih, akidah akhlak, dan budaya Islam, menciptakan pendidikan yang menyeluruh antara ilmu dunia dan akhirat.
“Yang paling penting bukan hanya jumlah hafalan, tapi bagaimana anak-anak mampu memahami, mengamalkan, dan menghidupkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang menjadi harapan besar kami,” pungkas KH. Orbit dalam sambutannya.







