INSERT88.COM, PALEMBANG – Fasilitas pendidikan yang dinilai tidak layak masih ditemukan di kota Palembang. Hal ini terungkap saat anggota DPRD Kota Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) 1 melakukan kegiatan reses ke sejumlah sekolah negeri pada Jumat (9/5/2025).
Dalam kunjungan tersebut, para legislator menemukan ruang kelas yang masih menggunakan lantai berbahan plywood (kayu lapis), kondisi yang dinilai membahayakan keselamatan siswa dan tidak sesuai dengan standar sekolah di kawasan perkotaan.
Wakil Ketua Reses Dapil 1, RM. Indra Kesuma, SH, menyatakan keprihatinannya atas temuan tersebut dan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sarana pendidikan di ibu kota provinsi.
“Kita tidak bisa membiarkan fasilitas seperti ini terus ada. Lantai dari kayu di ruang kelas bukan hanya tidak layak, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan dan kenyamanan siswa dalam proses belajar,” ujar RM. Indra Kesuma.
Kunjungan reses dilakukan ke empat sekolah negeri di wilayah Dapil 1, dengan temuan utama meliputi keterbatasan ruang belajar dan minimnya jumlah rombongan belajar (rombel). Akibatnya, beberapa sekolah terpaksa menampung siswa dalam ruang kelas yang padat dan kurang ideal.
Menanggapi temuan tersebut, DPRD Kota Palembang berkomitmen untuk segera menindaklanjuti melalui pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. DPRD akan mendorong agar rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun depan.
“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Fasilitas pendidikan yang memadai adalah hak setiap siswa. Kami akan memperjuangkan agar rehabilitasi ini segera direalisasikan,” tambahnya.
DPRD menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, sekolah-sekolah negeri di Palembang harus mendapat perhatian serius dalam hal perbaikan dan peningkatan sarana prasarana.







