TP PKK Pusat dan Sumsel Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba, Judi Online, dan Pinjol di Kalangan Pelajar

insert88.com, Palembang – Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman sosial yang kian mengkhawatirkan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat bersinergi dengan TP PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menggelar sosialisasi bahaya narkoba, judi online, dan pinjaman online ilegal. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMK Negeri 6 Palembang  Jl. Mayor Ruslan, Duku, kec. Ilir timur II  Kota Palembang dan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Palembang, Kamis 31/07/25.

Hadir langsung dalam kegiatan ini, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Ketua Dharma Wanita Kemendagri Niken Tomsi Tohir, serta jajaran pejabat dari OJK, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, dan Polda Sumsel.

Dalam sesi penyuluhan interaktif, Tri Suswati berdialog langsung dengan para siswa, memberikan edukasi mendalam tentang bahaya narkoba, perjudian daring, dan pinjaman online ilegal. Ia menekankan pentingnya karakter yang tangguh dan kontrol diri di tengah arus deras digitalisasi.

“Anak-anak harus tahu betapa bahayanya judi online, pinjaman online, dan narkoba. Ini bukan sekadar ancaman, tapi sudah menjadi penyakit sosial yang merusak masa depan. Edukasi harus dimulai dari sekarang,” tegas Tri Suswati.

Ia juga menyampaikan bahwa TP PKK Pusat telah menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat edukasi dan penyuluhan di berbagai wilayah di Indonesia.

 

Sementara itu, Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan TP PKK Pusat kepada Provinsi Sumsel sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa tingginya kasus judi online di kalangan remaja menjadi perhatian serius pihaknya.

“Fenomena judi online di kalangan pelajar sangat meresahkan. Oleh karena itu, kami giat melakukan penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah dan juga memperluas akses informasi melalui platform daring seperti webinar ‘Tepak Songket’,” ungkap Feby Deru.

Dalam kesempatan tersebut, Febrita juga memperkenalkan program inovatif “Rumah Cinta”, yang telah hadir di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Rumah Cinta menjadi wadah layanan dan edukasi terpadu untuk keluarga, mulai dari konsultasi psikologi, taman bacaan, hingga area bermain anak.

“Ini adalah bagian dari penguatan karakter dan ketahanan keluarga sejak dini. Semua program TP PKK dirancang untuk mendukung pembangunan SDM Indonesia menuju Generasi Emas 2045,” jelasnya.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung gerakan pencegahan bahaya sosial di lingkungan pelajar. Selain TP PKK Pusat dan TP PKK Sumsel, dukungan datang dari Dharma Wanita Kemendagri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BNNP Sumsel, Polda Sumsel, dan TP PKK Kota Palembang yang diwakili oleh Dewi Sastrani Ratu Dewa.

Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, sehat, dan bermoral bagi generasi muda.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang TP PKK dalam mewujudkan generasi yang berdaya saing, tangguh, dan berkarakter menuju visi Indonesia Emas 2045. Dengan pendekatan komprehensif mulai dari anak-anak hingga lansia, TP PKK berupaya memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses edukasi, penguatan moral, dan perlindungan sosial yang memadai.

Pos terkait