INSERT88.COM, Palembang – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Palembang resmi membuka proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025-2026.
Kepala SMKN 2 Palembang, H. Suparman, S.Pd., M.Si., dalam wawancara eksklusif pada Rabu (7/5/25), menegaskan bahwa proses seleksi tahun ini akan dilaksanakan lebih ketat dan selektif, guna menjaring siswa-siswi yang berkualitas, siap kerja, dan berkarakter kuat.
PPDB 2025 di SMKN 2 Palembang akan dibuka melalui empat jalur utama:
1. Zonasi (Domisili Terdekat)
2. Afirmasi
3. Perpindahan Orang Tua
4. Prestasi
Untuk jalur afirmasi, Suparman menjelaskan bahwa calon siswa wajib melampirkan dokumen sah seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Sementara itu, bagi anak yatim piatu yang tidak memiliki dokumen pendukung, pihak sekolah akan melakukan visitasi langsung ke rumah untuk memastikan kelayakan.
“Calon penerima afirmasi harus benar-benar layak. Kalau yatim piatu dan tidak punya kartu, kami akan turun langsung ke rumah untuk verifikasi,” jelasnya.
Menanggapi kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus, Suparman menyatakan bahwa saat ini sekolah masih memiliki keterbatasan tenaga pengajar untuk menangani kasus khusus seperti autisme. Namun, bagi penyandang disabilitas fisik ringan, sekolah tetap membuka kesempatan.
“Kalau siswa dengan gangguan pada kaki tapi tangan lengkap dan tidak buta warna, masih bisa kami terima. Tapi untuk autisme, kami belum punya guru pendamping khusus,” katanya.
Suparman juga menekankan bahwa seleksi di jalur prestasi akan mempertimbangkan kemampuan dasar akademik, terutama dalam matematika.
“Jangan sampai ada siswa SMK yang tidak bisa perkalian. Minimal bisa kali-kalian 6 dan 7. Kalau tidak bisa, lebih baik tidak memaksakan diri,” ujarnya tegas.
Selain itu, bagi calon siswa jalur hafiz, tidak cukup hanya menunjukkan sertifikat. Mereka akan diuji kemampuan membaca Iqro secara langsung.
“Kami uji langsung. Kalau Al-Qur’an terlalu berat, minimal bisa baca Iqro dua baris,” imbuhnya.
Bagi peserta yang gagal di jalur zonasi, afirmasi, atau prestasi, masih ada kesempatan melalui jalur tes reguler. Namun, peserta wajib mendaftar ulang untuk mengikuti jalur ini.
“Sering ada yang terlalu percaya diri, lupa daftar ulang, akhirnya tidak tercatat di mana pun. Ini perlu jadi perhatian,” kata Suparman mengingatkan.
Suparman juga mengungkapkan bahwa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) masih menjadi favorit. Namun, ia mendorong calon siswa untuk mempertimbangkan jurusan lain yang punya prospek kerja lebih tinggi.
“TKJ kami buka 6 kelas, tapi jurusan Elektronika dan TKR (Teknik Kendaraan Ringan) juga sangat potensial. Kami sudah kerja sama dengan Astra, Toyota, Suzuki, dan PLN,” jelasnya.
Selain kemampuan akademik dan teknis, Suparman menegaskan bahwa syarat fisik dan moral juga menjadi aspek penting dalam seleksi. Calon siswa tidak diperbolehkan memiliki tato, tindik, serta harus bebas dari narkoba.
“Tes fisik dan moral itu wajib. Tinggi badan memang ideal kalau sesuai, tapi yang utama adalah karakter. Harus bisa kali-kalian dan bisa baca tulis Al-Qur’an,” tegasnya.
Jadwal Penting PPDB SMKN 2 Palembang 2025
19–30 Mei: Pendaftaran dan Verifikasi Data
23 Mei: Tes Jalur Minat dan Bakat
4 Juni: Pengumuman Hasil Seleksi
Di akhir wawancara, Suparman berpesan kepada calon siswa dan orang tua untuk tidak asal memilih jurusan karena tren. Ia menekankan bahwa tujuan utama SMKN 2 Palembang adalah mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja, memiliki keterampilan, dan berakhlak baik.
“Kami ingin siswa yang benar-benar siap kerja, bukan sekadar ikut-ikutan. Pilih jurusan dengan bijak dan sesuai potensi,” pungkasnya.







