Insert88.com, Palembang — Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Abikusno Cs, Lorong Kemana, RT 47 RW 01, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Kamis (12/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 11 rumah warga dan berdampak pada 15 kepala keluarga (KK). Tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Menanggapi musibah itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan (Sumsel) bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban terdampak kebakaran.

Bendahara Umum PMPB Sumsel Hj. Hilda melalui Kabid Humas PMPB Sumsel, Yudhit, mengatakan kehadiran PMPB Sumsel merupakan bentuk kepedulian organisasi atas musibah yang menimpa warga Kertapati.
“Kami dari PMPB Sumatera Selatan atas perintah dan kepedulian Ketua Umum DPD PMPB Sumsel, Bapak M. Yusuf Malaya, hadir untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Kemang Agung,” ujar Yudhit di lokasi kebakaran.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa sembako seperti beras, air mineral, roti, serta bantuan lainnya, termasuk tali kasih dalam bentuk uang tunai tanpa menyebutkan nominal.
“Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah kebakaran,” katanya.
Yudhit menambahkan, kegiatan sosial tersebut dilakukan bersama jajaran PMPB Sumsel, bendahara organisasi, Satgas PMPB, tim Rescue 123, serta didukung PMPB Kota Palembang yang dipimpin Ketua Randy.


Sementara itu, Panglima Satuan tugas (Satgas) PMPB Sumsel, Mang Zai, menegaskan bahwa kehadiran PMPB di lokasi merupakan respons cepat terhadap bencana yang menimpa warga.
“Kebakaran ini menghanguskan 11 rumah dan berdampak pada 15 KK. PMPB Sumsel bersama PMPB Kota Palembang langsung turun ke lokasi dengan melibatkan Satgas, Srikandi, Rescue, bidang sosial, bendahara, dan humas,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari kompor dan instalasi listrik.
“Kita harus lebih berhati-hati, memperhatikan penggunaan kompor dan listrik agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Ketua Srikandi PMPB Sumsel, Lili Sari, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen PMPB Sumsel untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi duka.
“PMPB Sumsel hadir sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga Kota Palembang yang tertimpa musibah kebakaran. Sejak pagi tadi, kami menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya, serta uang tunai sebagai tali kasih,” kata Lili Sari.
Menurutnya, berdasarkan data di lapangan, sebanyak 11 rumah terdampak langsung, sementara beberapa keluarga lainnya turut merasakan dampak kebakaran.
“Kami menurunkan tiga sayap organisasi, yakni Srikandi, Rescue, dan Satgas, sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial,” tambahnya.

Ketua Rescue PMPB Sumsel, Maruli, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari partisipasi aktif organisasi dalam membantu masyarakat yang tertimpa bencana.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Bantuan yang disalurkan sementara ini sebanyak 15 paket sembako dan uang tunai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen PMPB Sumsel untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak terkait dalam penanganan bencana.
“Ke depan, Rescue PMPB akan terus bersinergi dengan pemerintah setempat untuk membantu korban bencana secara langsung. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan meningkatkan kepedulian sosial masyarakat,” tutupnya.







