Palembang – Insert88.com
Anggota DPRD Kota Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) III melaksanakan kegiatan reses Masa Persidangan I Tahun 2024 di Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) pada Selasa (3/12/24). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah daerah, instansi terkait, serta perwakilan masyarakat.
Dipimpin oleh Ketua Dapil III, Sudirman, S.Sos, M.Si (PAN), reses ini juga melibatkan anggota DPRD lainnya, yakni Yudi Danukusuma, A.Md, A.B (Nasdem), Hj. Yulfa Cindosari, A.Md (PKS), Adzanu Getar Nusantara, SH, MH (Gerindra), Andreas Okto Priantoro, SE, AK, SH (PDI Perjuangan), dan M. Hidayat (Golkar). Turut hadir Kepala Bapenda Kota Palembang, Kadis Kesehatan, Kadis PUPR, Kadis Perkimtan, Kadis Pendidikan, Kadis Sosial, Kadis Dukcapil, Dirut Perumda Tirta Musi, Camat Ilir Timur II, Lurah Lawang Kidul, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sudirman menegaskan pentingnya reses sebagai forum mendengarkan aspirasi masyarakat. “Dalam satu tahun, kita melaksanakan reses tiga kali di dapil masing-masing. Ini adalah kewajiban kami sebagai anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu isu utama yang dibahas dalam reses ini adalah meningkatnya insiden kapal tongkang yang merusak fasilitas umum, seperti kejadian baru-baru ini di Jembatan Ampera dan dermaga di kawasan 5 Ulu. Sudirman menyampaikan keprihatinannya terhadap kurangnya regulasi yang jelas dan perlunya kolaborasi antarinstansi untuk mengatasi masalah ini.
“Masalah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pelindo. Ada tiga perusahaan yang terlibat dalam pengelolaan kapal tunda. Kita perlu memastikan adanya regulasi yang tegas untuk mencegah insiden serupa,” tegas Sudirman.
GM Komersial PT Pelindo Regional 2 Palembang, Darmawi, mengapresiasi peran DPRD dalam mendukung aktivitas operasional pelabuhan. Ia berharap adanya sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk menyusun kebijakan yang mendukung keselamatan dan efisiensi transportasi laut.
“Kami berharap teman-teman legislatif dapat membantu menyusun peraturan daerah, seperti perda angkutan, agar pengangkutan menjadi lebih tertib dan aman. Kami siap mendukung dengan kerja sama dan kolaborasi yang baik,” ungkap Darmawi.
Reses ini menjadi momentum strategis untuk menggalang masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan infrastruktur dan keselamatan transportasi di Kota Palembang. Kolaborasi lintas sektoral diharapkan dapat menghasilkan solusi yang konkret dan berkelanjutan.







