Muswil PKB Sumsel Jadi Momentum Kebangkitan, Ramlan Holdan Tegaskan Politik untuk Pengabdian

Insert88.com, Palembang — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) sebagai momentum penting konsolidasi internal sekaligus evaluasi menyeluruh kinerja politik pasca-Pemilu 2024. Kegiatan strategis ini berlangsung di The Excelton Hotel Palembang, Jalan Demang Lebar Daun No. 58, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Kamis (18/12/2025).

Muswil berlangsung khidmat namun dinamis, dihadiri jajaran pengurus, kader, serta perwakilan struktural PKB dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penentuan arah perjuangan partai ke depan.

Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan, menegaskan bahwa PKB Sumsel mampu melewati fase politik yang penuh tantangan dalam lima tahun terakhir dengan capaian yang membanggakan.

“Agenda politik yang kita hadapi tidak ringan mulai dari pileg, pilpres hingga pilkada. Namun berkat kerja kolektif kader dan struktur, PKB Sumsel justru menunjukkan tren kenaikan yang signifikan,” ujar Ramlan.

Ia mengungkapkan, pada Pemilu Legislatif 2024, PKB Sumsel berhasil meningkatkan perolehan suara sekitar 100 ribu suara dibandingkan pemilu sebelumnya. Capaian tersebut berdampak langsung pada bertambahnya kekuatan kursi legislatif.

“Di DPRD Provinsi Sumatera Selatan, PKB kini memiliki tujuh kursi. Di tingkat kabupaten dan kota, representasi PKB juga semakin solid. Ini bukti kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh,” jelasnya.

Tak hanya di daerah, Ramlan juga menyinggung capaian nasional PKB yang meraih lebih dari 16 juta suara pada Pemilu 2024. Menurutnya, hal tersebut menegaskan posisi PKB sebagai partai yang konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat.

Lebih jauh, Ramlan menekankan bahwa politik PKB bukan semata soal kekuasaan. “PKB lahir dari rahim para ulama. Politik bagi kami adalah jalan ibadah dan pengabdian, memperjuangkan petani, masyarakat kecil, dan kelompok yang kerap terpinggirkan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PKB, Zainul Munasichin, menyampaikan bahwa Muswil merupakan amanat organisasi berdasarkan keputusan Muktamar PKB. Ia menegaskan, mekanisme musyawarah menjadi ciri khas PKB dalam menjaga soliditas dan kedewasaan berpolitik.

“Muswil bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan tertib, demokratis, dan berkelanjutan,” kata Zainul.

Ia menambahkan, Muswil PKB Sumsel menjadi Muswil ketiga yang dipimpinnya setelah Nusa Tenggara Barat dan Papua Pegunungan. Seluruh rangkaian Muswil, menurutnya, berjalan damai dan berkualitas.

“Para pendiri PKB telah mewariskan nilai musyawarah mufakat yang bijaksana. Nilai inilah yang terus kami jaga agar PKB tetap kokoh menghadapi dinamika politik ke depan,” tutupnya.

Pos terkait