Insert88.com, Palembang — Panglima Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan, Mang Zai, memimpin langsung konsolidasi akbar bersama seluruh Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PMPB dari 18 kecamatan se-Kota Palembang, didampingi jajaran Komandan Satuan Tugas (Satgas). Kegiatan ini digelar di Markas PMPB Kota Palembang, kawasan Bom Baru, sebagai langkah strategis penguatan organisasi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Panglima PMPB Sumsel Afan, Sekretaris Satgas Provinsi Neli Wati, serta jajaran pengurus Satgas PMPB Sumsel lainnya. Konsolidasi ini difokuskan pada pendataan, pemetaan, dan penguatan personel Satgas di tingkat kecamatan, sebagai persiapan menjelang pelantikan Pengurus PMPB Sumsel yang direncanakan berlangsung pada Februari 2026.
Dalam arahannya, Mang Zai menegaskan bahwa kedisiplinan dan loyalitas terhadap komando merupakan fondasi utama kekuatan Satgas PMPB. Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak bertindak di luar garis instruksi pimpinan.
“Tidak boleh ada anggota yang bergerak sendiri-sendiri. Semua harus satu komando. Dengan koordinasi yang solid, organisasi akan berdiri kuat dan terhormat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Panglima PMPB Sumsel juga menjabarkan penguatan struktur dan fungsi Satuan Tugas PMPB Sumsel, yang akan menjadi tulang punggung gerakan organisasi ke depan. Adapun satuan yang diperkuat meliputi:
Satgas Reaksi Cepat (URC), yang disiapkan untuk merespons cepat bencana alam dan kondisi darurat sosial dengan turun langsung membantu masyarakat.
Satgas Patroli dan Pengawalan, bertugas melakukan pengamanan serta pengawalan terhadap pimpinan PMPB dalam setiap agenda organisasi.
Satgas Media dan Dokumentasi, yang berperan dalam peliputan kegiatan, dokumentasi visual, serta publikasi aktivitas PMPB di berbagai platform media.
Satuan Provost, sebagai pengawas internal untuk memastikan kedisiplinan, pemeriksaan pasukan, serta penegakan aturan di lingkungan Satgas.
Satgas Intelijen, yang bertanggung jawab melakukan pengumpulan data, pemetaan potensi gangguan, deteksi dini konflik sosial, dan penyusunan laporan strategis bagi pimpinan.
Sementara itu, Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malayah, melalui Panglima Mang Zai, menyampaikan komitmennya untuk membentuk Satgas PMPB yang profesional, berintegritas, dan berdaya guna di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan, baik dari sisi mental maupun fisik.
“Satgas PMPB akan dibekali pelatihan mental dan fisik agar menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan membawa nilai positif bagi masyarakat,” pesan Ketua Umum.
Tak hanya itu, perhatian terhadap kesejahteraan anggota juga menjadi bagian dari arahan pimpinan. Ketua Umum menginstruksikan agar anggota Satgas yang belum memiliki pekerjaan dapat dibantu dan difasilitasi peluang kerja, sebagai wujud kepedulian organisasi terhadap anggotanya.
Menutup konsolidasi, Mang Zai menegaskan kesiapannya menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Panglima PMPB Sumsel dengan membentuk Satgas yang solid, terlatih, dan profesional, demi menjaga marwah organisasi serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang.







