Hendra Oeij Pastikan Astindo Sumsel Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Pengembangan Wisata

Palembang – Insert88.com 

Hendra Oeij resmi terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk periode 2024-2028. Pemilihan ini berlangsung secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) III Astindo Sumsel yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang, Senin (16/12/2024).

Keputusan tersebut disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari pelaku industri pariwisata, pejabat pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Hendra Oeij menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin kembali Astindo Sumsel. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru ini akan fokus pada berbagai program strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata di Sumatera Selatan.

“Kami berkomitmen untuk terus memajukan pariwisata di Sumatera Selatan, baik melalui kolaborasi dengan pemerintah maupun dengan menawarkan program-program inovatif. Kami ingin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik dan internasional ke Sumatera Selatan,” ujar Hendra.

Acara Musda III ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Ir. H. M. Affan Prapanca, MT., IPM, yang hadir mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang. Dalam sambutannya, Affan Prapanca menegaskan bahwa kemajuan sektor pariwisata memerlukan sinergi yang erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Pemerintah Kota Palembang sangat mendukung langkah-langkah strategis yang dilakukan Astindo. Kolaborasi ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan pariwisata dan kebudayaan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Affan.

Pemerintah Kota Palembang juga telah menyiapkan berbagai program pengembangan sektor pariwisata, mulai dari revitalisasi infrastruktur hingga promosi budaya lokal. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang terintegrasi dengan sektor lain, seperti pendidikan dan UMKM.

Hendra Oeij mengungkapkan bahwa salah satu program unggulan Astindo Sumsel adalah mendorong status Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menjadi bandara internasional penuh. Menurutnya, peningkatan status ini akan memudahkan aksesibilitas wisatawan asing, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk meningkatkan status Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Dengan akses internasional yang lebih baik, potensi wisatawan asing akan semakin besar, yang tentunya berdampak positif pada perekonomian Sumatera Selatan,” jelas Hendra.

Selain itu, Astindo Sumsel juga berencana meluncurkan berbagai paket wisata inovatif yang mengangkat potensi lokal, seperti wisata budaya, kuliner, dan ekowisata. Program ini bertujuan untuk menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.

“Kami akan mengembangkan paket-paket wisata unggulan yang menonjolkan keunikan Sumatera Selatan, seperti wisata Sungai Musi, kuliner khas, dan destinasi sejarah seperti Benteng Kuto Besak,” tambahnya.

Wakil Ketua Umum DPP Astindo, Anton Sumardi, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Hendra Oeij. Ia berharap kepengurusan baru ini dapat terus berinovasi untuk memaksimalkan potensi pariwisata daerah.

“Astindo Sumatera Selatan harus menjadi motor penggerak pariwisata di wilayah ini. Dengan semangat dan komitmen yang ada, kami yakin sektor pariwisata di Sumsel akan semakin maju,” ujar Anton.

Anton juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk dengan asosiasi internasional, untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Selatan di kancah global.

Periode kedua kepemimpinan Hendra Oeij ini menandai tonggak penting bagi Astindo Sumsel. Selama empat tahun terakhir, Hendra berhasil membawa organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pariwisata. Kini, dengan dukungan pengurus baru dan program-program terukur, Hendra berkomitmen untuk menjadikan Sumatera Selatan sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

“Kami tidak hanya ingin menarik wisatawan, tetapi juga memastikan bahwa sektor pariwisata memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Hendra.

 

Pos terkait