Insert88.com, Palembang — Sejumlah lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Palembang, Kamis (8/01/2026), menyoroti kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang yang dinilai belum optimal dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Aksi tersebut diikuti oleh LSM Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA), Pemerhati Situasi Terkini (PST), serta Perkumpulan Sumsel Budget Center (SBC).
Direktur Eksekutif LSM SIRA, Rahmat Sandi Iqbal, SH, tampil sebagai pembawa orasi utama, didampingi Rahmad Hidayat, SE, Ketua PST Dian HS, dan ketua aksi SBC Abdul Haris Alamsyah, STP.

Dalam orasinya, Rahmat Sandi Iqbal menegaskan bahwa pajak daerah merupakan sumber utama PAD yang seharusnya dikelola secara profesional, akuntabel, dan transparan. Namun, hingga akhir 2025, realisasi serapan pajak daerah Kota Palembang disebut baru mencapai sekitar 85 persen dari target Rp1,8 triliun.
“Capaian ini menunjukkan lemahnya manajemen dan pengawasan. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi menimbulkan kebocoran PAD dan merugikan masyarakat Kota Palembang,” tegas Rahmat.
Ia juga menyoroti adanya penurunan kinerja jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang mampu melampaui target PAD. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi dasar kuat untuk dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pimpinan Bapenda beserta jajaran terkait.
Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak Wali Kota Palembang untuk segera melakukan evaluasi objektif dan transparan, melakukan mutasi atau rotasi jabatan terhadap pejabat yang dinilai gagal mencapai target, serta meminta Inspektorat Kota Palembang melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan dan serapan pajak daerah.
Selain itu, massa aksi juga menyerukan penindakan tegas terhadap praktik-praktik penyimpangan, termasuk dugaan keberadaan mafia perizinan dan pajak.
“Tangkap mafia perizinan. Selamatkan PAD Kota Palembang,” seru Rahmat dalam orasinya.

Menanggapi aksi tersebut, Walikota Palembang yang diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan dan Investasi, Dr. H. Riza Pahlevi, MA, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palembang akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh para peserta aksi.
“Kami akan berusaha untuk mencari sebuah solusi yang baik atas aspirasi ini. Aspirasi dari kawan-kawan akan kami sampaikan langsung kepada Bapak Wali Kota Palembang,” ujar Riza Pahlevi di hadapan massa aksi.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palembang akan mengkaji secara menyeluruh setiap masukan yang disampaikan, dengan melibatkan unsur pimpinan daerah.
“Nantinya bagaimana hasilnya, tentu kami dari Pemerintah Kota, Bapak Wali Kota, Bapak Sekda, dan juga Bapenda akan mencoba mengkaji aspirasi yang disampaikan. Semoga ini menjadi masukan yang baik untuk kita semua,” tutupnya.







