Aan Rizalni Kurniawan: Palembang Harus Gas, Target Kita Jelas—Medali Emas!

Insert88.com, PALEMBANG
Kejuaraan Daerah Provinsi Sumatera Selatan 1st Savate Sumatera Selatan Championship 2025 resmi dimulai di GMMA (Gajah Mada Martial Arts), Gedung SIS, Jalan Letda A. Rozak No. 199 Palembang, pada Minggu (7/12/2025). Ajang ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga savate di Sumsel, sekaligus seleksi atlet menuju Kejurnas.

 

Ketua Umum Federasi Savate Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan hari ini mencakup ujian praktik seminar pelatihan wasit juri serta dimulainya kejuaraan daerah savate pertama di Sumatera Selatan.

 

“Pagi hari ini baru saja kita membuka ujian praktik seminar pelatihan wasit dan juri, sekaligus Kejurda pertama Savate Sumatera Selatan tahun 2025. Untuk peserta atlet yang mengikuti kejurnas sebanyak 24 orang, berasal dari seluruh kabupaten/kota di Sumsel. Sementara peserta ujian praktik seminar pelatih wasit dan juri total 62 orang. Artinya, secara kesiapan kita sudah sangat siap,” kata Amiruddin.

 

“Sebentar lagi pertandingan akan dimulai. Kategori yang dipertandingkan hari ini adalah satu kelas asaul. Semoga berjalan lancar,” tambahnya.

Dari sisi daerah, Ketua Umum Federasi Savate Kota Palembang, Aan Rizalni Kurniawan, memastikan bahwa Palembang menurunkan atlet terbaiknya untuk seleksi menuju Kejurnas.

 

“Hari ini sudah dibuka langsung oleh Ketua Umum Provinsi. Untuk seleksi dari Palembang, ada 16 atlet yang bertanding. Kategori yang dipertandingkan ada dua, yaitu kategori memakai pengaman dan kategori ‘combat’ yang tanpa pengaman,” jelas Aan.

 

Menurutnya, kategori combat membutuhkan standar keamanan yang lebih ketat karena risiko cedera lebih tinggi.

 

“Combat ini tingkat risikonya besar, karena keduanya sama-sama kuat dan salah satu harus unggul KO sesuai skema game Savate. Karena itu, tim medis dan kesiapan teknis harus benar-benar maksimal,” ujarnya.

 

Aan menegaskan bahwa hasil Kejurda ini menjadi penentu atlet yang akan dikirim ke Kejurnas di Bandung pada Mei 2025.

 

“Pelatih dan juri dari Palembang sudah kita siapkan dan dilatih. Persiapan atlet dibuat sebaik mungkin untuk meminimalisir cedera. Target kita jelas: medali emas. Kita harus gas,” tegasnya.

 

Kejurda Savate Sumsel 2025 ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, namun juga bagian penting dari pemetaan kualitas atlet dan pencetak wasit–juri berlisensi. Dengan peserta total lebih dari 80 orang, event ini menjadi salah satu kegiatan savate terbesar di Sumatera Selatan.

 

Pos terkait