insert88.com, Palembang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang dari Daerah Pemilihan (Dapil) II kembali menggelar kegiatan reses masa sidang pertama tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Camat Sukarami yang beralamat di Jalan Kebon Bunga KM.9 No.2, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Kamis (09/05/25).
Reses ini merupakan pertemuan kedua bagi para anggota DPRD Kota Palembang periode 2024–2029, setelah sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan pada Desember 2024. Dalam reses ini, para anggota dewan turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi, masukan, dan keluhan dari para konstituen.
Sebanyak 200 orang hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari para Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan dari tujuh kelurahan di Kecamatan Sukarami.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari berbagai instansi pemerintah terkait, antara lain: Puskesmas Kecamatan Sukarami, UPTD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), UPTD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), UPTD Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan.
Kehadiran unsur-unsur ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
Sementara itu, Sekretaris Camat Sukarami, Muhammad Eriardi, S.Ip., MM., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai reses menjadi media strategis bagi masyarakat dalam menyampaikan permasalahan dan kebutuhan langsung kepada para wakil rakyat.
“Alhamdulillah, kegiatan reses berjalan dengan lancar. Para Ketua RT dan RW dari tujuh kelurahan telah menyampaikan berbagai keluhan dan usulan, yang langsung mendapat tanggapan dari para anggota dewan,” ungkap Eriardi.
Salah satu aspirasi yang paling banyak disuarakan oleh masyarakat adalah persoalan banjir, khususnya yang terjadi di kawasan Sukajaya dan Sukarami. Keluhan paling krusial datang dari warga Kelurahan Sukarami yang tinggal di sekitar dinding Perumahan Al Azhar Cairo, tepatnya di wilayah Sukarela. Warga mengeluhkan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras, menyebabkan terganggunya aktivitas dan kerusakan infrastruktur lingkungan.
Merespons hal ini, para anggota DPRD bersama perwakilan dinas terkait langsung bergerak menuju lokasi usai kegiatan reses selesai. Di sana, mereka berdialog dengan warga dan meninjau langsung titik-titik banjir yang dikeluhkan.
Dalam peninjauan tersebut, disepakati bahwa langkah-langkah lanjutan akan segera diambil. DPRD akan mengundang pihak-pihak terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, serta tokoh masyarakat untuk duduk bersama dan menyusun solusi konkret terkait permasalahan banjir. Termasuk di antaranya normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, dan evaluasi tata guna lahan di sekitar kawasan perumahan.
Dengan berlangsungnya reses ini, DPRD Kota Palembang berharap dapat semakin memperkuat hubungan dengan konstituen serta memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat ditindaklanjuti secara nyata. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa partisipasi publik sangat penting dalam proses pembangunan daerah, khususnya di Kecamatan Sukarami yang terus berkembang secara pesat.
“Insya Allah, hasil reses ini tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus kawal agar setiap masukan dari warga bisa menjadi dasar kebijakan yang berpihak pada masyarakat,” ujar salah satu anggota dewan dalam sesi penutupan kegiatan.







