Palembang – INSERT88.COM
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-79, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang menggelar acara simbolis penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Komunitas Masyarakat Peduli Sungai, Peduli Banjir, dan Lingkungan Kota Palembang.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor PUPR Kota Palembang pada Senin pagi 9 Desember 2024 ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ir. H. Akhmad Bastari, serta berbagai perwakilan komunitas dan Pekerja Harian Lepas (PHL) terbaik di lingkungan PUPR.
Dalam sambutannya, Sekda Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk semakin peduli terhadap isu-isu kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. “Penting bagi kita semua untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan mencegah banjir. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi komunitas dan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Palembang bebas banjir,” ujar Aprizal dengan semangat.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ir. H. Akhmad Bastari, menambahkan bahwa peringatan Hari Bakti PU ke-79 tidak hanya dirayakan dengan pemberian penghargaan, tetapi juga dengan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah pembangunan rumah layak huni di wilayah Kertapati.
“Kami bekerja sama dengan dana swadaya pegawai PUPR dan bantuan dari berbagai pihak untuk membangun kembali rumah-rumah yang tidak layak huni. Proyek ini dilakukan dengan target waktu yang sangat singkat, namun dengan hasil yang memuaskan,” jelas Bastari.
Dalam kesempatan ini, PUPR Kota Palembang juga memberikan penghargaan kepada komunitas-komunitas yang telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi terbaik dalam menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. Komunitas-komunitas tersebut telah aktif berpartisipasi dalam berbagai program peduli banjir dan kebersihan sungai, serta berperan penting dalam mitigasi bencana alam di Palembang.
Ir. H. Akhmad Bastari juga mengungkapkan bahwa PUPR Kota Palembang tengah mengembangkan aplikasi monitoring genangan air dan peringatan dini banjir. Aplikasi ini diharapkan dapat mengurangi dampak buruk dari banjir dan mengatasi masalah sampah yang sering dibuang sembarangan, khususnya di sungai-sungai yang rawan banjir. “Teknologi ini menjadi salah satu upaya kami untuk meminimalkan dampak banjir dengan memberikan peringatan dini kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sungai,” tambah Bastari.
Melalui acara ini, Dinas PUPR Kota Palembang ingin menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan, keberlanjutan lingkungan, dan kesiapsiagaan terhadap bencana banjir. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, PUPR berharap dapat menciptakan kota yang lebih tangguh, bersih, dan hijau.
Semangat gotong royong dan kesadaran bersama yang terus digaungkan melalui berbagai kegiatan ini diharapkan dapat mendorong Palembang untuk terus berkembang menjadi kota yang lebih ramah lingkungan, bebas banjir, dan lebih layak huni bagi warganya. PUPR Kota Palembang yakin bahwa dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat, Palembang dapat mencapai tujuannya sebagai kota yang bersih, aman, dan nyaman untuk dihuni. (an)







