Sekda Palembang Ajak Guru Berperan Ikhlas dan Profesional dalam Peringatan HGN 2024

Palembang – Insert88.com

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada 25 November, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Afrizal Hasyim, menghadiri upacara peringatan bersama ratusan guru se-Kota Palembang. Acara yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang ini mengangkat tema “Guru Hebat Indonesia Maju”.

Dalam pidatonya, Afrizal menekankan pentingnya dedikasi dan keikhlasan para guru dalam menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa. Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi yang baik antara guru dan murid untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas.

“Para guru adalah pilar penting pendidikan. Kami berharap mereka terus berikhlas hati dalam mengabdi, meningkatkan ilmu, dan bekerja maksimal demi mencerdaskan anak-anak kita. Dengan begitu, cita-cita kita bersama untuk mewujudkan pendidikan yang maju di Palembang dapat tercapai,” ujar Afrizal.

Afrizal juga mengungkapkan bahwa Pemkot Palembang akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja tenaga pendidik di lingkungan sekolah. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan adanya perbaikan dalam sistem pendidikan ke depan, termasuk pelaksanaan program-program seperti pembagian makanan sehat bergizi kepada siswa dari Pemerintah Pusat.

“Kinerja para guru harus terus ditingkatkan agar mereka dapat mencerdaskan anak bangsa. Kami juga akan fokus pada evaluasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, menyoroti sejumlah tantangan di dunia pendidikan, termasuk masih banyaknya guru yang belum memiliki gelar sarjana (S1). Hal ini menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan kompetensi guru di Palembang.

“Kementerian Pendidikan terus mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Kami juga sedang mengupayakan kerja sama dengan pihak kepolisian agar masalah di dunia pendidikan dapat diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa membuat guru menjadi terpidana,” jelas Amri.

Amri juga mencatat bahwa jumlah guru di Kota Palembang mencapai 8.613 orang, termasuk 1.300-an guru honorer. Ia berharap seluruh guru honorer dapat mengikuti program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) demi kesejahteraan yang lebih baik.

“Kami berharap pada 2025 semua guru honorer bisa mengikuti seleksi P3K. Selain itu, kami juga merencanakan pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) serta insentif tambahan untuk guru di daerah terpencil,” ujar Amri.

Sebagai penutup, Afrizal dan Amri memberikan semangat kepada para guru untuk terus berdedikasi dalam mencerdaskan generasi bangsa.

“Kepada guru-guru kami, tetaplah semangat dan terus berjuang untuk memajukan pendidikan. Dedikasi Anda membangun karakter bangsa melalui pendidikan adalah kunci utama mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas Afrizal.

 

Pos terkait