Palembang – INSERT88.COM Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Edward Candra, menghadiri Seminar dan Workshop Perumahsakitan serta Pameran Alat Kesehatan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Wilayah Sumatera Selatan. Acara tersebut berlangsung di Grand Ballroom Hotel Novotel Palembang pada Rabu, 17 Juli 2024.
Dalam sambutannya, Edward menegaskan pentingnya mutu pelayanan di rumah sakit (RS) sebagai sarana kesehatan masyarakat. Ia menyatakan bahwa standar pelayanan telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di RS dapat diukur dari kinerja personil, efisiensi, efektivitas, serta kepuasan pasien.
“Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan ilmu dan teknologi, termasuk di bidang kedokteran, sangat pesat. Hal ini berdampak pada kompleksitas dan efektivitas pelayanan kesehatan. Namun, jika penyedia layanan kurang hati-hati, potensi kesalahan dalam pelayanan bisa terjadi,” ujarnya.
Edward berharap Persi dapat menghimpun semua rumah sakit di wilayah Sumsel untuk bersama-sama meningkatkan mutu dan profesionalitas pelayanan melalui sistem rujukan rumah sakit.
“Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Seminar dan Workshop Perumahsakitan ini. Semoga memberikan manfaat besar bagi para peserta sehingga dapat berperan aktif dalam menanggulangi masalah kesehatan di masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persi Pusat, Dr. Bambang Wibowo, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemprov Sumsel atas dukungannya dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi di bidang perumahsakitan.
“Perkembangan teknologi kedokteran, medis, dan peralatan terus berlangsung. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit juga harus meningkatkan kompetensinya agar tetap mengikuti perkembangan,” katanya.
Ketua Persi Wilayah Sumsel, dr. Hj. Markiani, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bentuk kolaborasi pengembangan sumber daya yang membahas isu-isu penting terkait perumahsakitan.
“Selain seminar, kegiatan ini juga meliputi workshop untuk membangun budaya keselamatan pasien, pengembangan rekam medis, dan berbagai materi pengembangan sumber daya lainnya,” ujarnya.
Acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan di Sumsel, sehingga pelayanan kesehatan di rumah sakit bisa semakin baik dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.







