Insert88.com, PALEMBANG Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Anugerah Inovator Sumatera Selatan 2025 di Rumah Dinas Gubernur Sumatra Selatan Griya Agung, Jl. Demang Lebar Daun No.9, Kec. Ilir Bar. I, Kota Palembang, Senin (24/11/25).
Ajang penghargaan tahunan ini menjadi wadah apresiasi bagi para pelaku inovasi dari berbagai sektor, mulai dari pelajar, swasta, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN).
Acara tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, para Bupati/Wali Kota atau perwakilan, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, jajaran BRIDA Provinsi dan Kabupaten/Kota, akademisi, dewan juri independen, serta ratusan inovator dari berbagai bidang.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa inovasi merupakan kekuatan utama dalam mendorong pembangunan. Ia menilai bahwa keberanian untuk mencoba hal baru adalah karakter penting yang membedakan seorang inovator sejati.
“Banyak orang pintar dan berpengalaman, namun tidak semua berani melangkah keluar dari zona nyaman. Keberanian itulah yang melahirkan terobosan,” ujarnya.
Gubernur juga mengimbau para penerima penghargaan agar mengizinkan pemerintah mengembangkan dan memanfaatkan inovasi mereka untuk kepentingan masyarakat luas.
“Kami berharap karya-karya inovatif ini dapat diterapkan secara nyata demi meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” tambahnya.
Pada ajang tahun ini, inovasi Retribusi Online Sumsel (ROS) yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel berhasil meraih predikat ASN Terinovatif 2024.


Sekretaris Bapenda Sumsel, H. Derga Karenza, SP, MM, menjelaskan bahwa ROS merupakan sistem pembayaran retribusi berbasis digital yang dirancang untuk menciptakan proses pembayaran yang lebih transparan, akurat, dan terintegrasi.
“Melalui ROS, setiap transaksi terekam otomatis dalam sistem. Tidak ada lagi pembayaran manual atau penggunaan bukti non-standar. Ini mengurangi potensi kebocoran dan membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ungkapnya.
Derga menambahkan bahwa ROS telah diujicobakan sejak Desember 2024 dan kini digunakan pada delapan objek retribusi. Dari total 38 objek retribusi, seluruh perangkat pendukung akan segera dipenuhi oleh Bank Sumsel Babel sebelum peluncuran resmi oleh Gubernur.
Inovasi ini juga mendapat dukungan dan arahan dari Inspektorat KPK serta Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari upaya penguatan integritas pengelolaan pendapatan daerah.
“ROS bukan hanya unggul di tingkat provinsi, tetapi telah masuk delapan besar nasional dari 34 provinsi dan kini tengah bersaing di tingkat nasional,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan Anugerah Inovator Sumsel 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan komitmennya dalam menciptakan iklim inovasi yang berkesinambungan. Gubernur dalam penutupnya kembali mengingatkan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada penghargaan semata.
“Inovasi harus menjadi budaya. Pemerintah akan terus mendorong setiap ide kreatif yang berdampak bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tutupnya.







