M. Yusuf Malaya Tekankan Gerak Nyata PMPB Sumsel, Perkuat Struktur hingga Desa dan Luncurkan Program Kemanusiaan

Insert88.com, PALEMBANG — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar silaturahmi berbuka puasa sekaligus pembubaran panitia pelantikan yang sebelumnya dilaksanakan pada 14 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Bukit Golf Resto & Resort Cafe, Jalan AKBP Cek Agus No. 38, 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Sabtu (21/2/2026).

 

Sejumlah tokoh dan pengurus PMPB Sumsel turut hadir, di antaranya Pendiri PMPB Sumsel Syahrial Oesman, Ketua Umum DPD PMPB Sumsel M. Yusuf Malaya, Bendahara Umum Hilda, Sekretaris Jenderal Sopan Sopian, Wakil Ketua Umum Rusli, Ketua Bidang Hukum beserta jajaran, Panglima Satgas Mang Zai dan tim, serta Ketua Srikandi Lili Sari bersama pengurus.

 

Ketua Umum DPD PMPB Sumsel M. Yusuf Malaya mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menutup secara resmi tugas panitia pelantikan.

 

“Pertama, kita mengadakan silaturahmi berbuka puasa bersama sekaligus pembubaran panitia pelantikan PMPB tanggal 14 Februari kemarin. Hari ini kita kumpulkan seluruh panitia dan pengurus agar tetap terjalin kebersamaan,” ujarnya.

Yusuf menjelaskan, dalam waktu dekat PMPB akan menjalankan sejumlah program lintas bidang, mulai dari kebudayaan, pendidikan, olahraga hingga keagamaan. Khusus bulan Ramadan, pihaknya menyiapkan kegiatan berbagi takjil di beberapa titik yang saat ini masih dalam penyusunan oleh Sekretariat dan bidang terkait.

 

Selain itu, pengurus juga sedang mematangkan berbagai program strategis dengan melibatkan akademisi, termasuk kalangan profesor dan doktor yang tergabung dalam kepengurusan, untuk memperkuat sinergi organisasi.

 

Salah satu agenda prioritas yang disiapkan PMPB adalah inisiatif pembentukan kapal pemadam kebakaran di kawasan bantaran Sungai Musi. Program ini rencananya akan dibahas bersama Pemerintah Kota Palembang dan sejumlah perusahaan.

 

Menurut Yusuf, langkah tersebut dilatarbelakangi banyaknya wilayah di tepi sungai yang sulit dijangkau mobil pemadam ketika terjadi kebakaran.

 

“Kita melihat ada beberapa lokasi di pinggir Sungai Musi yang tidak terjangkau akses darat. Ketika kebakaran terjadi, penanganan sering terlambat. Karena itu kami akan mengundang pemerintah kota dan perusahaan untuk membahas pembentukan kapal pemadam,” jelasnya.

 

Di bidang kesehatan, PMPB menyiapkan program berobat gratis bekerja sama dengan Rumah Sakit Graha Mandiri. Program ini mencakup pemeriksaan kesehatan, cek darah, hingga layanan pengobatan bagi masyarakat yang terkendala akses layanan medis, termasuk persoalan kepesertaan BPJS.

 

“Cukup dengan KTP dan KK Sumatera Selatan, masyarakat bisa mendapatkan layanan. Targetnya program ini mulai direalisasikan menjelang akhir Ramadan atau setelah Lebaran,” kata Yusuf.

 

Yusuf menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur organisasi dengan melanjutkan pelantikan pengurus DPC di seluruh 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, hingga pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan dan ranting.

 

Ia menilai kehadiran struktur hingga level terbawah penting agar organisasi mampu menjangkau aspirasi masyarakat, khususnya kelompok yang selama ini kurang tersentuh.

 

“Saya mengajak seluruh pengurus tetap semangat menjalankan program yang sudah disusun. PMPB harus bergerak rutin, bukan hanya semangat di awal. Dengan struktur sampai ke desa, kita bisa menangkap langsung persoalan masyarakat,” tutupnya.

Pos terkait