Insert88.com, Palembang – Gelaran Kambang Iwak Fest 2025 resmi dibuka pada Jumat (12/12/2025) di area wisata Kambang Iwak, Jalan Tasik, Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Festival kuliner yang digerakkan Dinas Pariwisata Kota Palembang ini akan berlangsung hingga 14 Desember dengan jam operasional mulai pukul 06.00 – 22.00 WIB.
Acara ini menjadi ajang promosi besar bagi pelaku UMKM kuliner. Total 22 stan disiapkan untuk menampung sekitar 40 pedagang, beberapa di antaranya berbagi tempat sesuai kapasitas area. Fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pariwisata dan Bank Sumsel Babel.

Pembukaan festival juga dihadiri Ketua DPD UMKM Sriwijaya Indonesia Kota Palembang, Ruspa Puspita, yang akrab disapa Ibu Uci. Ia datang bersama Ketua Kuliner Mess Pati Kambang Iwak, Ruslan, untuk meninjau pelaksanaan hari pertama.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini sudah dimulai dan para pelaku UMKM sangat antusias,” kata Uci.
Meski sempat diguyur hujan sehingga jumlah pengunjung menurun pada pagi hari, Uci optimistis aktivitas masyarakat akan meningkat pada malam hari dan sepanjang akhir pekan.
UMKM Sriwijaya Indonesia bukan nama baru di kawasan Kambang Iwak. Para anggotanya rutin membuka lapak setiap Sabtu dan Minggu dalam kegiatan Kuliner KKI, sehingga keterlibatan mereka di festival ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah.
“Karena festival ini berlangsung sejak Jumat, kami tentu mendukung penuh kegiatan Dinas Pariwisata. Apalagi kami merupakan binaan Wali Kota Palembang,” ujar Uci.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggota yang ikut serta merupakan pelaku kuliner, sesuai arahan pemerintah kota. Proses pendaftaran anggota dilakukan dengan syarat standar seperti KTP, KK, foto usaha, dan materai untuk penerbitan kartu identitas.
UMKM Sriwijaya Indonesia telah beberapa kali bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, termasuk di sejumlah kegiatan di kawasan Lambidaro. Pada festival tahun ini, dukungan pemerintah terlihat pada penyediaan lokasi dan fasilitas yang memadai bagi pedagang.
“Kami saling mendukung. Dinas Pariwisata memberi ruang berkembang, sementara kami berkomitmen menyukseskan kegiatan ini. Harapannya UMKM Sriwijaya Indonesia terus tumbuh hingga 2030,” tutup Uci.







