Koalisi Ormas Bersatu Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama, M. Yusuf Malaya Dorong Persatuan Ormas Wujudkan “Zero Konflik”

Insert88.com, Palembang – Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) di Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Koalisi Ormas Bersatu Sumsel sebagai upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan antarormas. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Sultan M. Mansyur No. 687, 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, Senin (9/3/2026).

Ketua Umum DPD PMPB Sumatera Selatan, M. Yusuf Malaya, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan menyatukan visi antar organisasi masyarakat di Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah hari ini pertemuan yang sangat baik. Saya sendiri sebagai Ketua Umum PMPB baru kali ini bisa hadir karena sebelumnya berada di Musi Banyuasin. Target kami ke depan, paling tidak 95 persen organisasi atau LSM di Sumatera Selatan bisa bergabung dalam koalisi ini,” kata Yusuf Malaya.

Menurutnya, koalisi ormas ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyatukan visi dan misi seluruh organisasi dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kita ingin membuat deklarasi bersama agar Sumatera Selatan menjadi daerah zero konflik. Ormas harus memberikan kontribusi kepada pemerintah, minimal menghadirkan rasa aman, nyaman dan damai di tengah masyarakat,” ujarnya.

Yusuf juga menjelaskan bahwa PMPB Sumsel tengah mengembangkan program bantuan hukum gratis bagi masyarakat. Program tersebut sebelumnya sudah berjalan di tingkat DPC Kabupaten Musi Banyuasin.

“Bantuan hukum gratis ini bukan hanya untuk anggota, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan keadilan. Di Sumsel sendiri sudah mulai berjalan dan sudah ada satu kasus yang ditangani. Masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi tim bantuan hukum kami,” jelasnya.

Ia berharap seluruh organisasi masyarakat di Sumatera Selatan dapat bersatu dari tingkat DPD, DPC hingga ranting, sehingga memiliki satu komando dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Pesan kami jelas, ormas harus bersatu untuk menjaga keamanan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Penasehat Koalisi Ormas Bersatu Sumsel, Ustadz Ammak Shahab, menilai upaya menyatukan berbagai organisasi masyarakat merupakan langkah yang mulia dan tidak mudah dilakukan.

“Ini niat yang sangat luar biasa. Menyatukan satu ormas saja kadang sulit, apalagi banyak ormas dengan karakter dan kekuatan masing-masing. Tetapi di Sumatera Selatan ini kita ingin wujudkan kebersamaan untuk menjaga daerah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa persatuan ormas bukan untuk menunjukkan kekuatan atau kegagahan, melainkan untuk menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

“Bukan untuk gagah-gagahan, tapi bagaimana kita solid menjaga Sumatera Selatan. Kalau bisa bukan hanya zero konflik, tapi juga zero narkoba,” ujarnya.

Ammak Shahab juga mengusulkan agar setelah Idul Fitri nanti kegiatan kebersamaan antarormas terus dilakukan secara rutin, termasuk melalui kegiatan dzikir bersama.

“Kalau bisa satu bulan sekali kita adakan dzikir bersama. Tujuannya untuk menenangkan hati, mempererat kebersamaan, dan mudah-mudahan kehidupan masyarakat menjadi lebih berkah,” katanya.

Ia berharap pertemuan seperti ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut sebagai upaya memperbaiki citra organisasi masyarakat di mata publik.

“Ormas harus sering duduk bersama, berdiskusi, ngopi bareng, dzikir bersama. Dengan begitu masalah besar bisa menjadi kecil dan masalah kecil bisa hilang. Harapannya kebersamaan ini terus berjalan ke depan,” tutupnya.

Pos terkait