Istri Diduga Bunuh Suami di Depan Masjid At-Taqwa Kayuagung, Korban PNS Tewas Ditikam

KAYUAGUNG – insert88.com, Kasus dugaan pembunuhan menggemparkan warga Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial A (32) tewas setelah mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam di halaman depan Masjid At-Taqwa, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.

Bacaan Lainnya

Dalam kasus tersebut, jajaran Satreskrim Polres OKI bersama Polsek Kayuagung mengamankan seorang perempuan berinisial DLA yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. DLA diketahui merupakan istri korban.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan penyidik masih mendalami secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi sementara dalam penyidikan, korban dan terduga pelaku diketahui tengah dalam kondisi pisah ranjang. Peristiwa bermula ketika DLA mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten OKI sekitar pukul 09.00 WIB untuk meminta uang kepada korban yang akan digunakan sebagai biaya pengobatan anak mereka.

Pertemuan tersebut kemudian berujung percekcokan. Dalam situasi itu, terduga pelaku diduga mengambil sebilah pisau yang sebelumnya disimpan di dalam tas.
Senjata tajam tersebut kemudian digunakan untuk menyerang korban.

Akibat serangan itu, korban mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh, wajah dan dada hingga akhirnya tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, terduga pelaku sempat berupaya meninggalkan lokasi. Namun, polisi yang bergerak cepat setelah menerima informasi berhasil mengamankan DLA tidak lama setelah peristiwa tersebut.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan, di antaranya satu bilah pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter serta pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan jajarannya langsung melakukan tindakan setelah menerima laporan mengenai peristiwa tersebut. Terduga pelaku diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Kami berkomitmen penuh untuk memproses perkara ini secara tuntas, profesional, dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Eko.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan dan akuntabel. Polisi masih mengumpulkan serta mendalami alat bukti untuk memastikan seluruh rangkaian perkara tersebut terungkap secara utuh.

“Kami memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh proses penyidikan akan dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Nandang.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres OKI masih melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum. Polisi juga mengurus permintaan hasil autopsi korban melalui Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten OKI.

Polda Sumsel dan Polres OKI mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan di luar hukum dalam menghadapi persoalan keluarga maupun konflik lainnya. Kepolisian memastikan perkara dugaan pembunuhan di Kayuagung tersebut terus diproses sesuai alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

Pos terkait