Dishub Sumsel Siapkan 225 Posko dan Alat Berat untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025

PALEMBANG – Insert88.com  Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama libur panjang. Persiapan ini melibatkan berbagai pihak terkait guna mengantisipasi potensi kemacetan, bencana alam, serta gangguan di jalur transportasi utama.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Drs. H. Arinarsa JS, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dan apel siaga di Griya Agung. Kegiatan ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait, seperti kepolisian, BPBD, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta instansi lainnya.

“Persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru sudah kami lakukan sejak jauh-jauh hari. Kami juga telah mengadakan rapat forum lalu lintas dan kesiapan Nataru bersama seluruh stakeholder. Intinya, semua pihak sudah siap untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Arinarsa saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/12/2024).

Dishub Sumsel telah menyiapkan 225 posko yang tersebar di titik-titik strategis, termasuk daerah rawan longsor, kemacetan, dan kawasan perlintasan utama di Sumatra Selatan. Posko ini akan didirikan di seluruh kabupaten dan kota, bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.

“Kami telah mendirikan 225 posko di berbagai lokasi rawan. Posko ini akan berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama Natal dan Tahun Baru,” jelas Arinarsa.

Selain itu, Dishub Sumsel juga bekerja sama dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Kementerian PUPR untuk menyiapkan 19 posko tambahan yang dilengkapi alat berat. Posko ini bertugas menangani potensi bencana seperti longsor atau insiden lain yang bisa mengganggu arus lalu lintas.

“Alat berat yang kami siapkan akan dikerahkan apabila terjadi longsor atau gangguan di jalur utama. Dengan demikian, proses evakuasi dan pembersihan bisa dilakukan dengan cepat sehingga arus kendaraan tetap lancar,” tambahnya.

Arinarsa menegaskan bahwa Dishub Sumsel tidak bekerja sendiri dalam pengamanan Nataru. Pihaknya berkolaborasi dengan kepolisian, dinas kesehatan, dan instansi terkait untuk memastikan pengamanan optimal di seluruh jalur transportasi.

“Posko-posko ini juga melibatkan unsur kepolisian dan dinas kesehatan, terutama di jalur-jalur padat dan daerah wisata. Fokus utama kami adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Arinarsa mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar mengutamakan keselamatan. Jika merasa lelah atau capek, silakan beristirahat di rest area yang telah disediakan. Jangan memaksakan diri untuk terus berkendara,” pesan Arinarsa.

 

Pos terkait