PALEMBANG – insert88.com,
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Pengurus Daerah (PD) VI FKPPI Sumatera Selatan menggelar rangkaian kegiatan di Kota Palembang, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus dan anggota FKPPI, mulai dari Ketua dan anggota Wanhan PD VI FKPPI Sumsel, pengurus PD VI FKPPI Sumsel, Ketua dan pengurus GM KB FKPPI, pengurus PC FKPPI Kota Palembang hingga pengurus rayon se-Kota Palembang.
Puncak peringatan HUT ke-48 ditandai dengan kegiatan tumpengan yang berlangsung di Sekretariat PD VI FKPPI Sumsel, Jalan Supeno Nomor 13, tepat di depan Kumdam Palembang dan melanjutkan rangkaian kegiatan dengan bakti sosial dan kunjungan ke Panti Jompo Noor Fatimah di Jalan Letnan Murod Km 5 Palembang.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran FKPPI Sumsel untuk memperkuat silaturahmi sekaligus melakukan refleksi terhadap perjalanan organisasi.
Ketua PD VI FKPPI Sumsel Dr. H. Nasrun Umar, SH, MM mengatakan, peringatan HUT bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh anggota mengenai perjalanan dan kontribusi organisasi selama 48 tahun.
“Setiap ulang tahun FKPPI, paling tidak kita memperingatinya sebagai tanda pengingat bahwa organisasi ini sudah semakin dewasa dan sudah seberapa besar cipta, karya dan karsa yang telah dibuat untuk negeri ini,” ujar Nasrun.
Menurutnya, momentum HUT ke-48 harus menjadi penguat soliditas dan konsistensi seluruh anggota dalam menjalankan peran organisasi. Ia juga mengingatkan agar FKPPI tidak dijadikan alat untuk kepentingan pribadi, melainkan tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para orang tua mereka.
“Saya ingin mengajak soliditas dan konsistensi untuk terus menciptakan cipta, karya dan karsa. Secara prinsip, semua anggota FKPPI harus tahu dan sadar tentang jati dirinya sendiri serta ikut membangun negeri,” tegasnya.
Nasrun menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat juga akan terus menjadi bagian dari program FKPPI Sumsel. Selama ini, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan, termasuk kegiatan di panti sosial dan program Jumat Barokah.
Ia juga mengungkapkan rencana untuk membangun sebuah organisasi sosial bersama istrinya yang diharapkan dapat membantu masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang. Bantuan tersebut nantinya diarahkan antara lain untuk mendukung biaya pendidikan masyarakat kurang mampu serta membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sakit.
“Insyaallah kita ingin membuat suatu organisasi yang senantiasa membantu masyarakat, baik dalam bentuk biaya pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu maupun bagi mereka yang sedang dalam kondisi sakit. Mudah-mudahan ini bisa menjadi organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Palembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat FKPPI, Dr. Anton Suwindro, mengatakan HUT ke-48 juga menjadi momentum introspeksi bagi seluruh putra-putri purnawirawan. Menurutnya, anggota FKPPI harus tetap menjadikan perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan para orang tua sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Ulang tahun FKPPI ini merupakan introspeksi dari masing-masing kami sebagai putra-putri purnawirawan. Artinya, kita tetap harus berpedoman kepada ayah, bapak ataupun orang tua kita sebagai pejuang,” kata Anton.
Ia menilai generasi muda memiliki tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan wadah kegiatan yang positif. Karena itu, FKPPI diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan semangatnya melalui kegiatan yang sehat serta bermanfaat.
Anton juga mengingatkan generasi muda agar bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat, namun informasi yang diterima tetap harus disaring agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar maupun isu yang tidak membangun.
“Kita harus menghargai para pahlawan dan para pejuang yang sudah mendahului kita. Sekarang tugas kita adalah mengisi apa yang sudah mereka perjuangkan. Generasi muda jangan terhanyut oleh isu-isu yang tidak membangun NKRI,” ujarnya.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen FKPPI Sumsel untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjadikan peringatan HUT ke-48 tidak hanya sebagai momentum organisasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat secara langsung.
Nasrun berharap memasuki usia ke-48 tahun, FKPPI Sumsel semakin solid dan diisi anggota yang memahami hak serta kewajibannya sehingga organisasi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
“Harapan ke depannya FKPPI semakin bagus, semakin jaya, semakin jaya, semakin jaya, yang diisi oleh anggota-anggota FKPPI yang benar-benar tahu tentang hak dan kewajibannya serta bagaimana membuat FKPPI ini semakinAa jaya di masa datang,” tutupnya.







