PMPB Sumsel Kawal Penuh Pemulangan hingga Pemakaman H. Alex Noerdin, Dodi Reza Sampaikan Pesan Haru di TPU Kebun Bunga

Insert88.com, Palembang — Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan (Sumsel) turut mengawal penuh rangkaian prosesi pemulangan hingga pemakaman almarhum H. Alex Noerdin, Kamis (26/02/2026).

Sejumlah tokoh PMPB Sumsel tampak hadir, di antaranya Pendiri PMPB Sumsel Sahrial Oesman, Waketum ADH Dacing, Panglima Satgas Mang Zai, Waka Panglima Afpan Pahlefi serta Tim, Dansatgas Kota S. King, Ketua Srikandi Lili Sari, Rescue Maruli serta Tim, serta Kabid Humas PMPB Sumsel Yudith.

 

Ketua Umum PMPB Sumsel M. Yusuf Malaya melalui Panglima Satgas Mang Zai menegaskan, pihaknya langsung bergerak begitu menerima kabar duka.

“Begitu kami mendengar kabar wafatnya Pak Alex Noerdin, Ketua Umum kami langsung memerintahkan untuk mengomandoi Rescue, Srikandi, dan Satgas melakukan pengawalan penuh,” ujar Mang Zai.

Pengawalan dimulai dari penjemputan jenazah di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, kemudian dikawal menuju rumah duka di Jalan Merdeka.

Selanjutnya, jenazah dishalatkan di Masjid Agung Palembang sebelum akhirnya diantar ke tempat peristirahatan terakhir di TPU keluarga Kebun Bunga.

Prosesi berlangsung khidmat dengan pengamanan dan pengawalan dari unsur Satgas dan Rescue PMPB hingga seluruh rangkaian selesai.

 

Usai prosesi pemakaman di TPU Kebun Bunga, putra almarhum, Dodi Reza Alex Noerdin, menyampaikan sambutan mewakili keluarga.

“Sekali lagi semoga dalam perjalanan terakhir almarhum menuju Sang Pencipta, kita doakan insyaallah almarhum khusnul khatimah,” ucapnya.

Dodi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama hidup almarhum terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

“Apabila ada yang mengganjal atau tersangkut dalam kehidupan dan pergaulan beliau selama ini, mohon dapat menghubungi kami,” katanya.

Ia turut mengucapkan terima kasih atas simpati dan doa masyarakat Sumatera Selatan sejak almarhum sakit hingga dimakamkan.

“Begitu banyak doa dan dukungan dari masyarakat yang mungkin tidak akan bisa kami balaskan,” tutupnya.

Pos terkait