Insert88.com, Palembang — Menjelang pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan yang dijadwalkan pada 14 Februari 2026, jajaran Satuan Tugas (Satgas) PMPB Sumsel menggelar latihan baris-berbaris terakhir. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Cucian Mobil Bombaru, Jalan Perintis Kemerdekaan, Palembang, Minggu (8/2/2026).
Latihan ini menjadi bagian dari pemantapan kesiapan personel dan struktur organisasi menjelang momentum pelantikan.


Sejumlah tokoh dan pengurus PMPB Sumsel turut hadir, di antaranya Pendiri PMPB Sumsel Syahrial Oesman serta keluarga almarhum H. Adjis Siap yang diwakili Susanto Adjis, SH. Hadir pula Ketua Umum DPD PMPB Sumsel M. Yusuf Malaya, Bendahara Umum Hilda, Sekretaris Jenderal Sopan Sopian, Wakil Ketua Umum Rusli, Panglima Satgas Mang Zai beserta jajaran, Ketua DPC PMPB Kota Palembang Randi Aditya, Ketua Bidang Hukum Soki, serta Ketua Srikandi Lili Sari bersama jajaran.
Ketua Umum DPD PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, mengatakan latihan ini merupakan tahapan akhir untuk memastikan kesiapan seluruh unsur organisasi.
“Hari ini kita menggelar latihan akhir sebagai persiapan pelantikan pada 14 Februari. Alhamdulillah, persiapan sudah hampir matang, sekitar 70 persen,” kata Yusuf Malaya.

Ia menegaskan, pelantikan PMPB Sumsel bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga persatuan dan memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat.
“Kami ingin PMPB menjadi organisasi yang mampu mempersatukan berbagai elemen masyarakat di Sumatera Selatan. Setelah pelantikan, kami juga berencana menambah personel hingga ke tingkat kecamatan agar program-program sosial bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Srikandi PMPB Sumsel, Lili Sari, menyebut kesiapan Srikandi telah mencapai sekitar 85 persen.
“Persiapan Srikandi sudah cukup matang, mulai dari gerakan, koordinasi di panggung, hingga kesiapan atribut. Selain itu, kami juga menyiapkan program sosial seperti Jumat Berbagi dan bedah rumah untuk warga kurang mampu,” kata Lili Sari.
Ia berharap pelantikan nanti menjadi titik awal penguatan peran perempuan dalam kegiatan sosial PMPB.
Ditempat yang sama juga, Ketua Rescue PMPB Sumsel, Maruli, menjelaskan bahwa kesiapan tim Rescue, Srikandi, dan Satgas telah mencapai sekitar 80 persen.
“Untuk sementara ini, sudah ada 57 personel Rescue yang siap ditempatkan di ruang publik. Ke depan, Rescue PMPB akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, PMI, dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran, ambulans, serta kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, program jangka pendek Rescue PMPB difokuskan pada respons cepat terhadap musibah, seperti kebakaran dan bencana sosial.

Terakhir, Panglima Satgas PMPB Sumsel, Mang Zai, menyampaikan bahwa kesiapan Satgas hampir maksimal.
“Satgas bertugas mengawal kegiatan Srikandi dan Rescue agar program sosial berjalan lancar. Untuk kesiapan, kami sudah sekitar 95 persen, tinggal pemantapan terakhir,” pungkasnya.







