Palembang – INSERT88.COM – Kota Palembang semakin serius dalam menangani masalah sampah rumah tangga dengan mengadakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang dihadiri oleh ibu-ibu dari 18 kecamatan. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (3/7/24) ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan melalui pengelolaan sampah organik dan non-organik yang lebih efektif.
Ketua Tim Sumber Daya Alam Pertambangan dan Lingkungan Hidup, Rahmawaty, menjelaskan bahwa Bimtek ini adalah kelanjutan dari sosialisasi sebelumnya yang telah melibatkan ibu-ibu PKK. “Kami berharap kesadaran akan pentingnya mengelola sampah akan semakin meningkat, terutama di tingkat rumah tangga, untuk mengurangi dampak banjir di Palembang,” ujarnya.
Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga mendorong implementasi nyata. Salah satu solusi yang diperkenalkan adalah bank sampah, yang bertujuan untuk mengelola sampah dengan lebih efisien. Bank sampah memungkinkan masyarakat mengubah limbah seperti minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah seperti sabun dan aroma terapi.
Rahmawaty menambahkan, “Kami berharap program ini tidak hanya berjalan sesaat, tetapi berkelanjutan. Setiap individu diharapkan dapat berperan aktif dalam mengurangi sampah setiap hari.” Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Palembang semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah dan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lainnya.
Program ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota untuk memastikan keberlanjutannya dan mencapai dampak positif yang nyata bagi lingkungan. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Dengan semangat menciptakan Palembang yang lebih bersih dan lestari, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait diharapkan akan terus memperkuat perlindungan lingkungan hidup di masa depan. Palembang diharapkan bisa menjadi model bagi kota-kota lain dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Kegiatan Bimtek ini menunjukkan komitmen nyata Kota Palembang dalam menghadapi tantangan lingkungan, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan langkah ini, Palembang bergerak menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (Anie)







