Insert88.com, Palembang – Rangkaian kompetisi pelajar bertajuk SKABIGA SPARDHA 2026 PMR resmi ditutup di SMK Bakti Ibu 3 Palembang, Jl. Gotong Royong Jl. Serasi II No.KM. 13, Sukodadi, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sabtu (31/1/2026).
Event yang telah berlangsung sejak Senin (26/1/2026) itu menjadi ajang prestasi sekaligus silaturahmi antar pelajar dari berbagai sekolah di Sumatera Selatan.

Meski bertindak sebagai tuan rumah, SMK Bakti Ibu 3 Palembang tetap ambil bagian dalam sejumlah cabang lomba. Pada cabang olahraga voli, tim putri berhasil meraih juara pertama, sementara tim putra menempati peringkat harapan satu. Untuk cabang lomba lainnya, pihak sekolah memilih tidak mengikuti kompetisi demi menjaga sportivitas sebagai penyelenggara.
“Kami sebagai tuan rumah tetap ikut beberapa lomba seperti voli dan futsal hanya sebagai partisipasi. Untuk lomba lain kami tidak ikut, karena posisi kami sebagai tuan rumah,” ujar Kepala SMK Bakti Ibu 3 Palembang, Hj. Okriani, S.Pd., M.Si., melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Muhammad Anggi Agusta, didampingi Kepala Tata Usaha, M. Ali Amin.
Anggi menjelaskan, SKABIGA SPARDHA 2026 menargetkan peserta dari jenjang SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA se-Sumatera Selatan. Namun, pada pelaksanaan tahun ini, peserta yang hadir berasal dari tiga kabupaten, yakni Ogan Ilir (OI), Banyuasin, dan Musi Banyuasin (Muba), termasuk wilayah Indralaya.
Adapun kategori lomba yang dipertandingkan meliputi futsal, voli, PMR, Pramuka, Dai dan Daiah, serta hadroh. Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak akhir 2025 dengan perencanaan konsep yang matang.
“Kalau acara tanpa konsep, rasanya kurang terlihat. Karena itu, sejak awal kami menyusun konsep agar kegiatan ini dinamis dan tertata,” jelasnya.
Nama SPARDHA sendiri diambil dari bahasa Latin yang bermakna perlombaan atau kejuaraan. Konsep tersebut merepresentasikan semangat kompetisi sekaligus kolaborasi antar pelajar.
Menurutnya, tujuan utama penyelenggaraan SKABIGA SPARDHA bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar sekolah, memperluas jaringan perkenalan pelajar, serta membangun kerja sama lintas sektor.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, media, dan dunia industri. Karena SMK identik dengan dunia usaha dan industri, maka kolaborasi menjadi bagian penting dari setiap event,” ujarnya.
SKABIGA SPARDHA sendiri telah digelar sebanyak tiga kali dan diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Harapan kami ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini, prestasi siswa meningkat, dan kualitas penyelenggaraan event semakin baik. Tentu setiap kegiatan ada kendala, terutama penyesuaian waktu, tetapi itu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.







