Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital, SMAN 18 Palembang Gelar Diseminasi IFP

Insert88.com, Palembang – SMAN 18 Palembang menggelar kegiatan Diseminasi Interactive Flat Panel (IFP), Rabu (14/1/2026), sebagai upaya mendorong percepatan transformasi pembelajaran digital di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Digital Supeno dan diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari guru SMAN 18 Palembang serta perwakilan guru dari sekolah negeri dan swasta dalam satu rayon 17.

Diseminasi ini turut dihadiri Wakil Kepala Sekolah bidang Humas dan Kurikulum, serta secara resmi dibuka oleh Kepala SMAN 18 Palembang, H. Heru Supeno.

Dalam sambutannya, Heru Supeno menegaskan bahwa kegiatan diseminasi IFP memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran interaktif.

Menurutnya, penggunaan IFP dapat mendukung proses belajar mengajar yang lebih inovatif, efektif, dan berorientasi pada peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga praktik langsung dalam menggunakan Interactive Flat Panel sebagai media pembelajaran digital di kelas,” ujarnya.

Heru juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran merupakan kebutuhan mutlak di era digital saat ini. Guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, serta sesuai dengan karakter generasi peserta didik masa kini.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa diseminasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kolaborasi dan kesamaan pemahaman antar guru dan sekolah dalam satu rayon.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti paparan materi dan praktik penggunaan IFP yang disampaikan oleh narasumber Eka Maryati Rahmi, S.Pd., M.Pd. Selain pemaparan teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman serta strategi pembelajaran digital antar guru.

Kepala SMAN 18 Palembang menjelaskan, tujuan utama kegiatan diseminasi IFP ini meliputi peningkatan literasi digital dan keterampilan guru dalam penggunaan IFP, mendorong terciptanya pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik, menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakter generasi digital, serta mendukung terwujudnya sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebijakan pendidikan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, pihak sekolah berharap para guru dapat mengimplementasikan teknologi pembelajaran interaktif secara optimal di kelas.

“Harapannya, pemanfaatan IFP dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan hasil belajar peserta didik,” pungkasnya.

Pos terkait