Warga Antusias Serbu Pasar Murah Pemkot Palembang di Halaman Kantor Camat SU II

Insert88.com, PALEMBANG — Pemerintah Kota Palembang kembali menghadirkan pasar murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Camat Seberang Ulu II, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 24E, Kelurahan 14 Ulu, pada Kamis (11/12/2025).

Pasar murah ini menyediakan beragam kebutuhan pokok seperti beras SPHP, minyak goreng, telur, tepung terigu, dan berbagai produk pelengkap lainnya. Seluruh komoditas ditawarkan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran, sehingga disambut antusias oleh warga.

Sekretaris Camat Seberang Ulu II, Oscar, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di tengah naiknya harga bahan pokok.

“Pasar murah ini salah satunya untuk mengamankan situasi pangan di lapangan. Beras, minyak, dan kebutuhan pokok lainnya hari ini sangat diminati warga,” ujar Oscar.

Ia menegaskan bahwa voucher belanja hanya berlaku bagi warga yang memiliki KTP Seberang Ulu II. Sekitar 30 pelaku UMKM lokal turut ambil bagian, baik yang terdaftar maupun tidak di Disperindag.

“UMKM yang tidak terdaftar di Disperindag tetap boleh ikut, asalkan membawa meja sendiri. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat,” tambahnya.

Oscar juga mengimbau warga agar membeli kebutuhan secukupnya agar seluruh warga mendapatkan kesempatan yang sama.

 

Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Disperindag Kota Palembang, Elsa Noviani, SH., M.Si, menjelaskan bahwa pasar murah telah menjadi agenda rutin sejak awal tahun.

“Pasar murah ini sudah dilaksanakan sejak Februari, awal Ramadan hingga akhir tahun. Sepanjang 2025 ada 66 kegiatan yang digelar,” ungkapnya.

Elsa menyebutkan, harga di pasar murah ditetapkan lebih rendah Rp3.000 hingga Rp5.000 dari harga pasaran. Misalnya beras SPHP dijual Rp57.000, dan minyak goreng dijual Rp14.700 per liter.

Selain di kantor kecamatan, pasar murah juga menyentuh pasar tradisional seperti Pasar KM 5, Pasar Lemabang, dan Pasar Alang-Alang Lebar.

“Tujuan utamanya untuk menjaga stok tetap tersedia dan menekan lonjakan harga. Kami juga melakukan monitoring harga setiap hari,” jelasnya.

 

Disperindag menegaskan bahwa pasar murah akan terus menjadi agenda rutin pada tahun 2025. Setiap kecamatan akan mendapatkan jadwal masing-masing, termasuk gelaran khusus pada momen Ramadan, Idul Adha, Hari Jadi Kota Palembang, hingga HUT RI.

Pos terkait