Insert88.com, Palembang – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang menggelar rangkaian kegiatan lomba dan silaturahmi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Acara yang dimulai sejak 9 Agustus 2025 ini akan mencapai puncaknya pada 16–17 Agustus mendatang, dengan beragam kegiatan yang memadukan hiburan, kompetisi, dan interaksi sosial.
Camat Ilir Barat I, Alexander, S.IP., M.Si., mengungkapkan bahwa perayaan tahun ini difokuskan pada peningkatan partisipasi masyarakat. Mulai dari ibu-ibu pengajian, perangkat RT/RW, hingga pelajar tingkat SD dan SMP ikut ambil bagian.
“Kami memulai kegiatan dengan lomba ibu-ibu pengajian pada 9 Agustus, dilanjutkan lomba gaple pada 13 Agustus, serta berbagai lomba tradisional untuk ketua RT, RW, dan masyarakat umum. Pagi ini juga diadakan lomba khusus untuk anak-anak sekolah di balai kecamatan dan lapangan,” jelas Alexander saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/8/25).
Menurut Alexander, puncak perayaan akan berlangsung pada malam 16 Agustus dan malam 17 Agustus. Selain menyajikan hiburan, kedua malam tersebut akan menjadi momen pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, bahkan ada peserta dari luar kecamatan yang ingin ikut berpartisipasi. Namun, panitia membatasi peserta hanya untuk warga Ilir Barat I agar tujuan silaturahmi internal dapat tercapai.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi milik warga, tetapi juga melibatkan dukungan dari aparat keamanan setempat. Kapolsek Ilir Barat I, Danramil, hingga Kepala Rutan berpartisipasi langsung dalam sejumlah kegiatan.
“Pak Karutan bahkan menyediakan kopi setiap malam bagi peserta dan panitia. Hal ini menjadi bentuk kolaborasi nyata yang mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” tambah Alexander.
Selain memeriahkan HUT RI, Alexander menegaskan bahwa momen ini juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi langsung antara warga dan aparat pemerintah. Ia mengajak masyarakat agar tidak ragu melapor ke kantor camat, lurah, Polsek, maupun Koramil terkait persoalan keamanan dan pelayanan publik.
“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan aparat. Jika ada persoalan, sampaikan langsung tanpa melalui perantara. Dengan begitu, praktik pungli atau jasa calo yang sering merugikan warga dapat diminimalisir,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pihak kecamatan berharap terjalin hubungan yang erat antara warga, perangkat RT/RW, pemerintah kecamatan, pihak kepolisian, TNI, dan lembaga pemasyarakatan.
“Harapan kami, keakraban ini terus terjaga sehingga masyarakat merasa aman, nyaman, dan bangga menjadi bagian dari Kecamatan Ilir Barat I,” Tutup Alexander.







