Palembang – INSERT88.COM
Pondok Pesantren Modern Nurul Qomar mencatat sejarah dengan menggelar Wisuda Jam’iyyatul Qurro’walhaffazdz angkatan ke-3, merayakan keberhasilan para hafidz dan hafidzah dalam menghafal Juz 30, Juz 2, Juz 5, dan keseluruhan 30 Juz Al-Qur’an. Acara ini juga menjadi momen khusus untuk mengenang jasa pewakif pondok pesantren, KH Zaini Muhamad bin Abdul Roni dan Hj Titik Maria binti Kiagus Masfud. Selasa (11/06/2024).
Digelar di halaman Ponpes Nurul Qomar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, acara ini dihadiri oleh ratusan tamu termasuk para wisudawan dan orang tua mereka, serta sejumlah tamu kehormatan seperti perwakilan dari PJ Walikota yang diwakili oleh Kabag Kesra Ibu Rahmawati, Camat Ilir Timur II yang baru, Sekcam, Ibu Lurah, dan perwakilan perkompinda lainnya.
Ustadz Orbit Rupawan, salah satu tokoh utama di Ponpes Nurul Qomar, dalam sambutannya mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukurnya atas kesuksesan acara ini. “Alhamdulillah, wisuda Pondok Pesantren Nurul Qomar berjalan lancar. Ini adalah nikmat yang luar biasa bagi para penghafal Al-Qur’an. Anak-anak berhasil mencapai target dalam menghafal Al-Qur’an. Kehadiran orang tua yang turut menyaksikan momen bahagia ini juga memberikan restu yang tak ternilai bagi mereka. Semoga ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk ikut menghafal Al-Qur’an,” ujarnya penuh semangat.
Yang membuat acara ini semakin istimewa adalah fakta bahwa para santri tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga mengikuti kurikulum pendidikan formal SMP dan SMA. Prestasi mereka dalam menghafal Al-Qur’an, meskipun tidak berada di pesantren khusus tahfidz, menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa.
Ustadz Orbit juga menyoroti kisah inspiratif Abdi Rapli dari Kenten Laut yang berhasil menghafal 30 Juz Al-Qur’an. “Ini adalah bukti bahwa dengan tekad dan usaha, siapapun bisa meraih prestasi luar biasa,” tambahnya.
Ponpes Nurul Qomar berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak. Keberhasilan wisuda ini diharapkan dapat memotivasi santri lainnya untuk semakin giat dalam menghafal Al-Qur’an dan menjadi contoh teladan bagi yang lain.
Acara wisuda ini bukan hanya sekedar seremonial, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama dan pendidikan formal bisa berjalan seiring, mencetak generasi berprestasi yang siap menjadi pemimpin masa depan.
Dengan harapan dan semangat baru, Ponpes Nurul Qomar terus melangkah maju, membawa visi mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang unggul, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (Anie)







