Insert88.com – PALEMBANG – DPRD Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna Ke-X pada Senin (24/02/25), dengan agenda penyampaian laporan hasil pelaksanaan kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD Sumsel.
Dalam rapat yang berlangsung di Palembang tersebut, anggota DPRD Sumsel dari Fraksi PKS, Jauhari Aman, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi jembatan di Desa Labuhan Jaya, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang mengalami kerusakan parah.
Jauhari Aman, yang merupakan anggota Komisi 4 DPRD Sumsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, meliputi OKI dan Ogan Komering Ulu (OKU), menyoroti kondisi jembatan yang berada di ruas jalan Kabupaten Blok C Suryadi Kota Baru, Tulang Bawang Barat. Jembatan tersebut dibangun pada akhir tahun 2010 menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) OKI dan kini telah berusia sekitar 15 tahun.
“Jembatan ini sudah cukup tua, dan wajar jika kondisinya mengalami kerusakan. Saat ini, pondasinya sudah turun sehingga menyebabkan jembatan mengalami ‘patah pinggang’. Kami menilai kondisi ini membutuhkan penanganan khusus,” ujar Jauhari Aman dalam rapat paripurna.
Lebih lanjut, Jauhari Aman meminta kepada Gubernur Sumatra Selatan untuk segera menangani permasalahan tersebut melalui dana bantuan khusus. Mengingat status jalan tersebut merupakan milik kabupaten dan bukan merupakan bagian dari dokumen provinsi, Jauhari mengusulkan agar perbaikan dilakukan dengan menggunakan skema Pendanaan Khusus Bantuan Kabupaten (PKBK).
“Kami meminta kepada saudara Gubernur agar jembatan ini segera mendapatkan perhatian khusus dan bisa diperbaiki melalui mekanisme PKBK,” tambahnya.
Menurut Jauhari, jembatan tersebut rubuh sekitar tiga bulan yang lalu dan kondisinya semakin memburuk, sehingga akses masyarakat di sekitar wilayah tersebut menjadi terganggu. Ia berharap setelah aspirasi ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-X, perbaikan jembatan dapat segera direalisasikan oleh Gubernur Sumatra Selatan pada tahun 2025.
“Kami berharap pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret agar masyarakat dapat kembali menggunakan jembatan tersebut dengan aman dan nyaman,” tutupnya.
Rapat Paripurna Ke-X DPRD Sumsel ini dihadiri oleh para pimpinan dan anggota DPRD, serta perwakilan eksekutif dari Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan. Diharapkan aspirasi yang disampaikan dalam forum ini dapat ditindaklanjuti demi kepentingan masyarakat Sumsel, khususnya di wilayah OKI dan OKU.







