Insert88.com – Palembang – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, S.H., M.S.E, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-12 Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sumatera Selatan (Sumsel) di Hotel Novotel Palembang, Senin (11/11/2024).
MUSDA bertemakan “Kiprah REI dalam Mewujudkan Pembangunan Perumahan di Sumsel” ini menjadi ajang penting bagi REI untuk memperkuat kontribusi dalam membangun sektor properti di Sumsel.
Dalam sambutannya, Elen Setiadi menyampaikan harapan agar MUSDA ini dapat merumuskan kebijakan inovatif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Sumsel. “REI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah melalui pembangunan perumahan yang aman bagi masyarakat serta para pelaku usaha,” kata Elen.
Asosiasi REI menaungi perusahaan-perusahaan di sektor perumahan dan permukiman, termasuk area perkotaan, perkantoran, pusat perbelanjaan, serta real estate lainnya. Melalui acara ini, Elen menggarisbawahi bahwa REI diharapkan bisa berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem investasi dan infrastruktur di Sumsel, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaku usaha dan masyarakat.
“Kami siap mendukung berbagai inisiatif yang memperkuat ekosistem investasi di sektor properti, dari peningkatan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, hingga penyediaan layanan publik yang memadai bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, turut menyampaikan optimisme atas terbentuknya Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang diyakini mampu mempercepat investasi dan pembangunan rumah rakyat dari kota hingga pelosok. Menurut Joko, kehadiran kementerian ini menjadi tanda keseriusan pemerintah dalam mengatasi hambatan sektor perumahan, sekaligus memberikan kepastian kepada pelaku usaha.
Melalui proses penjaringan yang dimulai tiga bulan sebelumnya, Zewwy Salim terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD REI Sumsel untuk periode 2024-2027. Zewwy mengucapkan terima kasih atas kepercayaan anggota dan berkomitmen untuk melanjutkan kepemimpinan dengan menorehkan pencapaian baru.
“REI Sumsel telah mencapai prestasi luar biasa di tingkat nasional, menduduki peringkat kedua untuk pencapaian rumah subsidi terbesar di Indonesia setelah Jawa Barat, dan pertama di Sumatera,” ujar Zewwy. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi di Sumsel yang positif.
REI Sumsel juga beranggotakan hampir 400 perusahaan yang tersebar di 17 kabupaten dan kota, menjadi salah satu asosiasi penting dalam mendorong pembangunan di wilayah tersebut. Salah satu program unggulan REI Sumsel adalah melatih kader-kader terbaik untuk menjadi developer handal yang mampu membangun wilayah hingga ke kabupaten-kabupaten di Sumsel.
Zewwy menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh terpusat di Palembang saja, melainkan harus tersebar merata di seluruh wilayah Sumsel. Ia juga menghimbau anggota REI Sumsel agar menjaga marwah asosiasi, menjunjung tinggi nilai-nilai positif dalam pembangunan, dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun Sumsel yang lebih maju.
Setelah MUSDA, langsung dilaksanakan pelantikan pengurus DPD REI Sumsel untuk masa bakti 2024-2027, dipimpin oleh Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto. Zewwy Salim secara resmi dilantik bersama jajaran pengurus barunya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pangdam II Sriwijaya yang diwakili Perwira Ahli Bidang Manajemen, Kolonel Infanteri Dadang, Kapolda Sumsel diwakili Karo Logistik, Kombes Pol Budi Santosa, S.IK., M.Si., Kajati Sumsel diwakili Asisten Bidang Intelijen, Panca Wahyudi Hariadi, S.H., M.H., dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, REI Sumsel optimistis akan melanjutkan kontribusinya dalam pembangunan Sumsel, baik untuk perumahan rakyat, infrastruktur, maupun pengembangan ekonomi wilayah yang lebih luas.







